Jawaban :
Saya sangat setuju hidup seorang pastor dalam hidup dan tugas pelayanannya hendaknya SEDERHANA, umpama dalam penggunaan mobilnya.
Pertama, pengertian hidup sederhana adalah sangat rentan akan macam-macam interpretasi, bisa relatif dan subyektif. Saya anggap ini hidup sederhana untuk saya , belum tentu sederhana untuk anda! Dan sebaliknya ! Sebagai pastor, pernah saya ingin menerapkan hidup dan bekarya dengan cara sederhana. Nah, saya naik bus umum dan ini saya jalani setengah tahun. Hasilnya, ke tempat tugas sering terlambat karena tergantung transportasi umum, keringatan, baju basah sampai bisa ganti dua atau tiga baju sehari. Saya anggap hal ini pemborosan dan tidak menunjang tugas ! Lalu saya mengendarai scooter selama dua tahun. Hasilnya, saya menderita paru-paru basah, saya terpaksa berobat dan harus menungu kesembuhan setahunan dan tidak boleh mengendarai speda motor lagi. Nah akhirnya saya dibelikan mobil oleh pihak keuskupan. Dan setahu saya sampai sekarang semua pastor yang bekerja untuk Keuskupan Jakarta dibelikan oleh pihak Keuskupan atau kalau pastor tersebut berkarya suatu lembaga, lembaga yang bersangkutan yang menyediakannya. Dan tentu saja ada saja keluarga atau umat yang membelikan kendaraan untuk seorang pastor, dan pastor bersangkutan tentu meminta izin kepada pembesarnya agar diperbolehkan memakainya.
Sekarang, apakah memakai mobil Kijang grant extra atau super lebih sederhana dengan memakai Kijang Inova? Mungkin benar !!
Tetapi saya perlu juga mempertimbangkan: keluaran tahun berapa mobil tersebut, berapa CC mesinnya. Tiap tahun pabrik mobil tentu mengeluarkan produk yang baru. Membeli mobil baru dengan harga yang mahal tetapi irit dalam bahan bakar dan membeli mobil keluaran lima tahun yang lalu, jauh lebih murah, tapi mesin sering ngadat dan boros bensin: Nah, dalam hal ini saya kira, prinsip Sederhana tidak lah cukup, perlu dipertimbangkan juga boros atau tidak. Mengeluarkan biaya untuk mobil baik bensin dan pemeliharaannya sebulannya, juga perlu dipertimbangkan selain merk mobilnya, kalau mau bicara tentang kesederhanaan hidup.
Subroto Widjojo, SJ
Tanya Jawab untuk Artikel : Artikel Iman
KIRIMKAN PERTANYAAN ANDA !
Apakah Anda memiliki pertanyaan ? Silakan isi formulir di bawah ini untuk menanyakan mengenai iman.
Setiap pertanyaan akan dijawab oleh pihak yang berkompeten. Terima kasih !