• 37 Peserta Kontingen BPN PKK Indonesia Ramaikan Perayaan 50 Tahun PKK Di Roma

    Sebanyak 37 peserta, kontingen BPN PKK Indonesia, dari berbagai kota berkumpul di Bandara Soekarno - Hatta, 29/5, bersiap menghadiri Perayaan 50 tahun PKK atau Catholic Charismatic Renewal Golden Jubilee, di Roma. Disamping kontingen resmi BPN, Indonesia juga berpartisipasi melalui beberapa rombongan lain dan yang datang secara perorangan.

    Perayaan yang diikuti oleh 30.000 peserta dari berbagai belahan dunia ini turut di hadiri oleh Paus Fransiskus. Melalui pidatonya setahun silam, Bapa Suci mengundang seluruh lapisan masyarakat dari berbagai negara untuk bersama-sama bersyukur dan berterimakasih kepada Roh Kudus atas rahmat yang dicurahkan kepada Gereja selama 50 tahun belakangan. Bapa Suci percaya, bahwa Roh Kudus telah mengubah hidup jutaan umat kristiani lewat Pembaruan Karismatik Katolik.

    Keberangkatan Kontingen Indonesia dipimpin oleh Endie Rahardja, selaku Koordinator BPN PKKI. Selain itu, tujuh orang pastor dari Indonesia ikut dalam rombongan untuk mendampingi para Peserta; Romo Chris Purba SJ, Romo Subroto Widjojo SJ, Romo Fransiscus Xaverius Sukendar Pr, Romo Alexius Andang Listya Binawan SJ, Romo Gabriel Notobudyo Pr, Romo Yohanes Aristanto Hari Setiawan Msf, dan Romo Matheus Djoko Setya Prakosa Pr.

    Acara CCR Golden Jubilee berlangsung selama 5 hari, mulai dari 31 Mei – 4 Juni, dan diisi dengan berbagai kegiatan. Pada hari pertama, peserta diajak untuk mengikuti Audiensi Umum bersama dengan Paus Fransiskus di St. Peter Square. Hari kedua, seluruh peserta mengikuti serangkaian Simposium dan Workshop Teologi dengan berbagai tema dan dibawakan oleh pengajar-pengajar PKK yang berpengalaman dalam bidangnya. Worshop ini digelar di beberapa tempat berbeda di Roma. Hari ketiga, seluruh peserta mengikuti perayaan 50 tahun PKK di Circus Maximus. Hari keempat, peserta mengikuti Vigili Pentakosta di Circus Maximus dimana Bapa Suci turut hadir setelah sebelumnya sempat diberitakan tidak dapat hadir pada acara tersebut. Puncak acara perayaan jatuh pada hari kelima, diisi dengan Misa Pentakosta dan Audiensi bersama Bapa Suci. Paus Fransiskus dalam homilinya di Misa Pentakosta mengajak kita untuk tetap setia dalam pengharapan, dan dengan pertolongan Roh Kudus kita akan dimampukan untuk menjadi penabur harapan bagi saudara-saudari kita.

    Salah seorang peserta asal Semarang, Petrus, mengaku sangat antusias dan bersyukur karena diberi kesempatan untuk merayakan 50 tahun PKK bersama dengan Bapa Suci. Ia berharap agar iman Katoliknya semakin diteguhkan melalui perjumpaan dengan saudara seiman dari berbagai negara. Kebahagiaan tersebut juga dirasakan para peserta dari Negara lain yang turut diwawancarai, “Kami datang ke sini dengan sukacita untuk merayakan 50th Pembaruan Karismatik Katolik dalam Roh Kudus. Paus Fransiskus mengatakan bahwa ini adalah hari libur besar, karena ini adalah hari ulang tahun Gereja Katolik." Ungkap Carla Rosado, peserta asal Meksiko. Semoga dengan mengikuti perayaan 50th PKK bersama dengan Bapa Paus dapat semakin meneguhkan iman kita, sehingga kita dapat menjadi penabur harapan dimanapun kita berada. ***

    Catatan:

    Pengajaran yang didapatkan selama mengikuti Simposium dan Workshop Teologi di Roma akan ditampilkan di website karismatikkatolik.org secara bertahap.

Copyright © 2007-2017 Badan Pelayanan Nasional, Pembaruan Karismatik Katolik Indonesia (BPK PKK).
versi archive 2007 link : www.karismatikkatolik.org/archived/