• Renungan Harian - Sabtu, 4 November 2017

    Sabtu, 4 November 2017

    St. Karolus Borromeus, Usk

    Roma 11:1-2a,11-12,25-29

    Mazmur 93:12-15

    Lukas 14:1,7-11

    HENDAKLAH KAMU RENDAH HATI

    "Sebab barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan." --- Lukas 14:11

    KITA TIDAK kenal dengan Thomas Hardy, seorang penulis dan penyair besar dari Inggris. Ia teruji dalam ‘kerendahan hati’.  Ia memperoleh honor banyak. Tetapi ia selalu menyertakan perangko dan amplop yang sudah diberi alamat untuk menjaga kemungkinan apabila karyanya ditolak, boleh dikirim kembali.

    Kita juga dapat belajar dari tanaman padi. Coba kamu perhatikan tanaman padi, hanya bulir yang kosong yang berdiri tegak. Tetapi bulir yang berisi justru menunduk rendah. Gambaran di atas mengajarkan kita agar menjadi orang-orang yang rendah hati walaupun kita mempunyai kelebihan atau keistimewaan dibandingkan orang lain di sekitar kita.

    Dalam Doa Kerendahan Hati, kita berdoa “Allah yang mahatinggi, Putra-Mu Yesus telah memberikan teladan  kerendahan yang tiada tara. Walaupun Allah, Ia telah menghampakan diri-Nya mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan kami manusia. Dan dalam keadaan-Nya sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya  dengan taat sampai mati, bahkan mati di kayu Salib” (MB 141).

    Kita ingat sewaktu Yesus juga menegur orang-orang Farisi dan ahli Taurat, yakni agar mereka sadar diri dan tidak menyombongkan diri mereka. Bisa patuh akan perintah Allah sesungguhnya adalah anugerah dari Tuhan, dan agar mereka belajar menanggapi Tuhan untuk berharap dan bergantung hanya kepada Allah. (Pipin)

    Doa: Tuhan Yesus, terimakasih untuk sabda-Mu hari ini. Engkau mengingatkan aku betapa pentingnya berharap dan bergantung kepada-Mu. Bantulah agar aku mampu bersikap rendah hati dalam segala situasi hidupku.

    Janji: "Dari Sion akan datang Penebus, Ia akan menyingkirkan segala kefasikan dari pada Yakub" --- Roma 11:26

    Pujian: "Ketika itu saya sudah sangat yakin, dan sampai sekarang saya masih tetap yakin, bahwa Dialah yang bekerja. Bukan saya. Karena itu, saya tidak merasa takut. Saya tahu, seandainya ini pekerjaan saya, maka semuanya akan mati bersama saya. Tapi saya sadar, bahwa ini adalah pekerjaan-Nya. Karena itu, semua akan hidup terus dan membawa banyak kebaikan." (St Teresa dari Calcuta)

    Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Copyright © 2007-2017 Badan Pelayanan Nasional, Pembaruan Karismatik Katolik Indonesia (BPK PKK).
versi archive 2007 link : www.karismatikkatolik.org/archived/