• Renungan Harian - Kamis, 23 November 2017


    Ditulis pada tanggal : Tuesday, 21 November 2017, 08:12 PM

    SearchRenungan Harian - Kamis, 23 November 2017

    Kamis, 23 November 2017

    S. Klemens I,PausMrt

    S. Kolumbanus, Abas

    1 Makabe 2:15-29

    Mazmur 50:1-2,5-6,14-15

    Lukas 19:41-44

    HARI DEMI HARI

    “Semoga Tuhan mencegah bahwa kami meninggalkan hukum Taurat serta peraturan-peraturan Tuhan.” --- 1 Makabe 2:21

    TENTU ADA orang-orang ataupun apa yang menentang kita, yang memusuhi kita dalam hidup kita sehari-hari. Lalu bagaimana kita menanggapinya? Kita bunuh musuh-musuh kita itu? Ya! Musuh kita ialah godaan-godaan dari dalam diri kita sendiri! Karena ada dorongan kuat untuk patuh pada hukum Allah, kita perlu membuang jauh-jauh apa saja yang menuntun kita menjauh dari Allah (1 Mak 2:26).

    Orang-orang itu senang melakukan perjanjian dengan ‘maut’ (Yes 28:15), dengan jalan memilih ‘maut’ dalam hal-hal kecil setiap harinya. Kita bertemu dengan Matatias dan pola hidupnya. Dia mengenali saat Tuhan mengunjunginya. Dan ia siap memilih Tuhan dan merubah pola hidupnya, sebagaimana dituntut oleh hukum agama. Seperti Matatias ini, berdiri dan membunuh para penggoda (1 Mat 2:24).

    Jelas kita tidak bisa mengabdi dua ‘tuan’ (Mat 6:24). Kita tidak bisa bermain-main dalam hal ini, memilih dunia atau Tuhan. “Hai kamu, orang-orang yang tidak setia. Tidakkah kamu tahu, bahwa persahabatan dengan dunia adalah permusuhan dengan Allah? Jadi barangsiapa hendak menjadi sahabat dunia ini, ia menjadikan dirinya musuh Allah” (Yak 4:4;  Flp 3:19).

    Hal-hal kecillah yang kita biarkan memasuki ranah hidup kita, tulisan-tulisan di Majalah, video dari Youtube, tayangan-tayangan TV, ini semua bisa membuat kita mengenali kesempatan kunjungan lawatan-Nya atau kita terlena akan kunjungan-lawatan Tuhan? (Luk 19:44). Umumnya orang-orang itu memilih ‘maut’ dalam hal-hal yang kecil dan sepele di setiap harinya. Bila pola semacam ini tidak dirubah, lama kelamaan kita akan semakin jauh dari Tuhan, sehinga dengan mudah kita tidak mengenali lawatan Tuhan. Tetapi juga kita dapat berbuat yang sebaliknya. Setiap hari dalam hal-hal kecil kita memilih Tuhan atau mencari-Nya! Jangan anggap sepele ‘doa harian’, ‘sesering mungkin menghadiri Misa’, ‘membaca Kitab Suci’. Pola hidup rohani semacam ini akan membantu kita berkomitmen kuat kepada Tuhan. Pilihan ada di tangan kita : memilih hidup atau maut? Pilihlah hidup!

    Doa: Bapa, gerakkan hatiku untuk sesal yang mendalam.

    Janji: “Titah raja itu tidak dapat kami taati dan kami tidak dapat menyimpang dari ibadah kami, baik ke kanan maupun ke kiri" --- 1 Makabe 2:22

    Pujian: Kita peringati seorang Beato dari Yesuit, hari ini, bernama Mikhael Agustinus Pro. Ia seorang martir. Di saat ajalnya ia berseru “Hidup Kristus sang Raja.”

    Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Copyright © 2007-2018 Badan Pelayanan Nasional, Pembaruan Karismatik Katolik Indonesia (BPK PKK).
versi archive 2007 link : www.karismatikkatolik.org/archived/