• Renungan Harian - Senin, 4 Desember 2017


    Ditulis pada tanggal : Thursday, 30 November 2017, 02:51 AM

    SearchRenungan Harian - Senin, 4 Desember 2017

    Senin, 4 Desember 2017

    St. Yohanes dr Damsyik, ImPujG

    B. Adolph Kolping, Im

    Yesaya 2:1-5 (4:2-6)

    Mazmur 122:1-9

    Matius 8:5-11

    IMAN YANG MENYELAMATKAN

    “Tetapi jawab perwira itu kepada-Nya: Tuan, aku tidak layak menerima Tuan di dalam rumahku, katakan saja sepatah kata, maka hambaku itu akan sembuh.” --- Matius 8:8

    HARI INI, kita disuguhi kisah mengenai seorang perwira Romawi di Kapernaum yang memohon kepada Yesus untuk menyembuhkan hambanya yang terbaring di rumah karena sakit lumpuh dan sangat menderita. Ia dengan rendah hati menolak Yesus untuk datang kerumahnya. Perwira itu hanya memohon pada Yesus untuk bersabda sepatah kata saja, dan ia percaya hambanya akan sembuh.

    Sebagai seorang perwira yang berkuasa dan mempunyai anak buah, dapat saja ia menyuruh prajuritnya menemui Yesus untuk meminta-Nya datang ke rumah perwira itu. Akan tetapi, ia datang sendiri kepada Yesus, merendahkan dirinya demi seorang hambanya. Dan karena imannya, Yesus berkenan untuk menyembuhkan hambanya. Kejadian ini membuat Yesus menjadi heran karena perwira tersebut bukanlah seorang Yahudi, orang yang pada masa itu dianggap sebagai orang yang berdosa dan kafir, tetapi malah mempunyai iman yang sangat besar kepada-Nya. Lewat kisah ini, kita bisa belajar bagaimana seorang yang berkuasa seharusnya bersikap, yakni rendah hati, tidak mementingkan dirinya sendiri dan mau melayani bawahannya.

    Tentulah membahagiakan apabila kitapun dapat mempunyai iman seperti yang dipunyai perwira Kapernaum tersebut. Iman timbul dari pendengaran, pendengaran oleh Firman Kristus (Roma 10:17). Apakah kita dengan setia membaca Firman Allah yang merubah perilaku kita sehari-hari? Kita percaya bila seseorang jika seseorang mempunyai iman sebesar biji sesawi bisa memindahkan gunung (Mat 7:20). Iman tidak ditentukan dari mana seseorang berasal, tetapi bagaimana seseorang tersebut mau rendah hati, menerima Firman Allah dan menyatakannya dalam kehidupannya sehari-hari. (Thonny)

    Doa: Ya Tuhan mampukanlah kami berbelas kasih terhadap sesama kami yang membutuhkannya, dan bimbinglah kami agar mampu menyatakan iman kami melalui karya yang nyata.

    Janji: “Oleh karena saudara-saudaraku dan teman-temanku aku hendak mengucapkan: “Semoga kesejahteraan ada di dalammu. Oleh karena rumah Tuhan, Allah kita, aku hendak mencari kebaikan bagimu” --- Mazmur 122:8-9

    Pujian: Felix, seorang penderita gagal ginjal yang kondisinya sangat lemah, bersikukuh untuk mengikuti Adorasi Sakramen Maha Kudus di atas kursi rodanya. Hal ini membuat khawatir petugas dan umat yang hadir. Namun ajaibnya ia dengan imannya yang penuh kepada Yesus, ia dapat mengikuti acara tersebut sampai selesai, dan kondisinya bahkan semakin membaik.

    Penanggung Jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Copyright © 2007-2018 Badan Pelayanan Nasional, Pembaruan Karismatik Katolik Indonesia (BPK PKK).
versi archive 2007 link : www.karismatikkatolik.org/archived/