• Renungan Harian - Rabu, 6 Desember 2017


    Ditulis pada tanggal : Tuesday, 05 December 2017, 03:42 AM

    SearchRenungan Harian - Rabu, 6 Desember 2017

    Rabu, 6 Desember 2017

    St. Nikolaus, Usk

    Yesaya 25:6-10a

    Mazmur 23:1-6

    Matius 15:29-37

    YESUS, SUMBER SUKACITA

    Lalu Yesus memanggil murid-murid-Nya dan berkata: "Hati-Ku tergerak oleh belas kasihan kepada orang banyak itu. Sudah tiga hari mereka mengikuti Aku dan mereka tidak mempunyai makanan. Aku tidak mau menyuruh mereka pulang dengan lapar, nanti mereka pingsan di jalan." --- Matius 15:32

    ALLAH ADALAH KASIH (1 Yoh 4:16). Dengan kasih, Dia menciptakan manusia beserta alam semesta dengan seluruh isinya dengan tujuan agar manusia dapat hidup bahagia. “Ia akan meniadakan maut untuk seterusnya; dan Tuhan ALLAH akan menghapuskan air mata daripada segala muka; dan aib umat-Nya akan dijauhkan-Nya dari seluruh bumi, sebab TUHAN telah mengatakannya” (Yes 25:8). Jelas Allah tidak menginginkan kita menderita, tetapi Dia ingin agar kita semua bahagia dan bersukacita.

    Hal yang sama juga dilakukan oleh Tuhan Yesus bagi seluruh umat manusia, Ia menyembuhkan orang-orang sakit yang datang kepada-Nya (Mat 15:30). Ia juga memperhatikan orang banyak yang telah mengikuti-Nya selama tiga hari, dan tahu bahwa mereka telah kelaparan, sehingga Ia memerintahkan murid-murid-Nya untuk menyediakan makanan (lih. Mat 15:32).

    Walaupun kita, manusia, seringkali menyakiti hati Allah dan mengabaikan perintah-perintah-Nya, tetapi ternyata Dia selalu mengasihi kita tanpa batas. Dia adalah sahabat sejati yang tidak pernah meninggal- kan kita saat kita menderita, bahkan Dia siap menggendong kita yang telah tidak setia dan menyiksa-Nya. Dia selalu ingin membuat kita bahagia dan terlepas dari semua beban hidup yang menghimpit kita. Dia siap menolong kita dan tangannya terulur kepada kita.

    Hanya satu hal yang Dia minta kepada kita, yaitu agar kita mau menyambut tangan-Nya yang sudah diulurkannya tersebut. Karena itu marilah kita sambut tangan Allah dengan menyatakan bahwa kita bersedia meninggalkan kesalahan dan kehidupan lama yang telah menyakitkan-Nya. Mulai saat ini marilah kita berusaha untuk melakukan hidup baru yang sesuai dengan kehendak-Nya. Hal inilah yang akan membuat kita dapat menjalankan hidup ini dengan penuh sukacita, karena kita memiliki Allah yang luar biasa, Allah yang maha Rahim, dan bagi Dia tidak ada yang mustahil (Luk 1:37). (DAG)

    Doa: Kami bersyukur memiliki Allah seperti Engkau, yang tidak pernah meninggalkan kami dan selalu memperhatikan kami.

    Janji: “Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau, Ia membimbing aku ke air yang tenang” --- Mzm 23:2

    Pujian: Pak Ahok, engkau rela menderita di penjara, karena engkau menghendaki agar Jakarta dan Indonesia menjadi aman dan terus melangkah maju ke masa depan yang lebih baik.

    Penanggung Jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Copyright © 2007-2018 Badan Pelayanan Nasional, Pembaruan Karismatik Katolik Indonesia (BPK PKK).
versi archive 2007 link : www.karismatikkatolik.org/archived/