• Renungan Harian - Kamis, 14 Desember 2017


    Ditulis pada tanggal : Wednesday, 13 December 2017, 02:26 AM

    SearchRenungan Harian - Kamis, 14 Desember 2017

    Kamis, 14 Desember 2017

    St. Yohanes dr Salib, ImPujG

    Yesaya 41:13-20

    Mazmur 145:9-13

    Matius 11:11-15

    TUHAN PENOLONG KITA

    “Sejak tampilnya Yohanes Pembaptis hingga sekarang, Kerajaan Sorga diserong dan orang yang menyerongnya mencoba menguasai.” --- Matius 11:12

    PADA MASA pemerintahan raja Hizkia kehidupan bangsa Israel telah menjauh dari Tuhan. Mereka hidup dalam penyembahan berhala sehingga membuat Tuhan menjadi murka pada bangsa itu. Mereka sering melupakan Tuhan dan membuat hati Tuhan sedih.

    Dalam sakitnya yang parah, Raja Hizkia memohon kesembuhan pada Tuhan dan sembuh. Namun kepongahannya dengan memperlihatkan seluruh harta bendanya kepada utusan dari Babel telah membuat dia melakukan kesalahan besar di mata Tuhan. Sekali lagi hal itu telah membawa bangsa Israel pada penghukuman. Bangsa yang dikasihi Tuhan harus menjalani pembuangan di Babel.

    Sekilas kita melihat perjalanan panjang bangsa Israel pada masa itu harus melalui berbagai tantangan dan hambatan, baik yang disebabkan karena kedegilan hati mereka yang tidak tahu bersyukur atas rahmat Tuhan maupun karena rancangan Tuhan sendiri yang dianggap terbaik untuk mereka.

    Pada masa kini, kita pun sering diijinkan Tuhan melewati berbagai fase kehidupan, peristiwa yang baik maupun yang buruk. Bahkan pada saat yang bersamaan kita sering menghadapi peristiwa hidup yang tidak menyenangkan. Dalam keadaan seperti itu kita sering bertanya kepada Tuhan: “Mengapa Engkau izinkan semuanya bisa terjadi dalam hidup ini? Sepertinya Tuhan tega membiarkan kita menghadapi pergumulan hidup.”

    Wajar-wajar saja bila kita pernah dan sering bertanya kepada Tuhan: “Tuhan, Engkau di mana saat aku mengalami kesusahan”. Apalagi bila kesusahan itu terjadi atau berkelanjutan, sehingga sepertinya tak ada solusi yang terlihat di depan mata kita.

    Sabda Tuhan kepada bangsa Israel melalui nabi Yesaya (Yes 41:13), “Sebab Aku ini, TUHAN, Allahmu, memegang tangan kananmu dan berkata kepadamu : “Janganlah takut, Akulah yang menolong engkau.” memberikan kekuatan baik kepada Israel saat itu maupun kepada kita bila pada saat ini kita sedang menanggung banyak penderitaan baik karena sakit penyakit, masalah perekonomian, persoalan rumah tangga dan lain sebagainya.

    Janji Tuhan itu ya dan amin. Janji Tuhan itu tak pernah dibatasi oleh waktu, ruang dan batasan-batasan lainnya. Janji Tuhan itu diperkuat oleh pemazmur yang mengatakan, “Tuhan itu baik kepada semua orang, dan penuh rahmat terhadap segala yang dijadikanNya” (Mzm 145:9).

    Tuhan senantiasa memberikan damai sejahtera-Nya kepada kita karena Dia sungguh mengasihi kita dengan segala kekurangan yang kita miliki. Apapun dosa kita, bagaimana pun keadaan kita sekarang ini, Dia tetaplah Allah yang sangat memperhatikan kita, anak-anak-Nya. Dia tetaplah Allah yang setia dan selalu mendampingi kita. Persoalan yang sedang menjadi pergumulan kita dalam hidup ini sepertinya dibuat sedemikian rupa agar damai sejahtera yang Tuhan beri terlepas dari hati kita. Dan saat kita menyerah pada persoalan dan tidak mau bersandar kepada Tuhan, terlepaslah rasa aman, damai dan sukacita yang telah Tuhan anugerahkan pada kita. (Lana)

    Doa: Tuhan Yesus, berilah aku kekuatan untuk terus bersandar kepada-Mu dalam menghadapi segala persoalan di hidupku.

    Janji: “Sebab Aku ini, TUHAN, Allahmu, memegang tangan kananmu dan berkata kepadamu: “Janganlah takut, Akulah yang menolong engkau” --- Yesaya 41:13

    Pujian: Santo Yohanes dari Salib, dengan pengalaman ditolak oleh rekan-rekan sepelayananmu, engkau tidak mudah menyerah. Dalam persekutuanmu yang erat bersama Tuhan, engkau tetap bangkit dan maju dengan segala keyakinanmu. Dan pada akhirnya engkau menjadi berkat bagi banyak orang percaya dengan tulisan-tulisan yang kau buat.

    Penanggung Jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Copyright © 2007-2018 Badan Pelayanan Nasional, Pembaruan Karismatik Katolik Indonesia (BPK PKK).
versi archive 2007 link : www.karismatikkatolik.org/archived/