• Renungan Harian - Selasa, 27 Juni 2017

    Selasa, 27 Juni 2017

    St. Sirillus dr Aleksandria, UskPujG

    Kejadian 13:2,5-18

    Mazmur 15:2-5

    Matius 7:6,12-14

    PINTU – JALAN – KEBENARAN DAN HIDUP

    “Masuklah melalui pintu yang sesak itu, karena lebarlah pintu dan luaslah jalan yang menuju ke kebinasaan, dan banyak orang yang masuk melaluinya.” --- Matius 7:13

    PILIHAN ADA di tangan kita. Kita bebas memilih. Dalam hidup ini ada ‘dua pintu’, yang sesak dan yang lebar. Dan banyak orang memilih ‘pintu yang lebar’, karena terasa mudah melewatinya. Apa yang anda pikirkan : ‘apakah kita mendasarkan pilihan bebas kita ini atas dasar pemikiran bahwa apa yang lebih mudah melewatinya, atau pemikiran apa yang ada di balik pintu sesak atau lebar itu? Tentu kita akan memilih atas dasar apa di balik pintu lebar atau pintu sesak. Contoh saja, apakah orang memilih jalan yang lebar karena lebarnya jalan, atau jalan yang menuju ke tujuan kita berpergian? Kalau kita memilih ‘pintu yang lebar’ ada hal yang kita tidak perhatikan: jalan di balik pintu yang lebar atau sesak itu menuju ke mana? (Yoh 10:7,9).

    Dan Yesus-lah ‘Pintu’ itu. Dia adalah “Jalan dan Kebenaran dan Hidup” (Yoh 14:6). Jawaban akan masalah Hidup tidak lain hanya Yesus yang dapat menunjukkan ‘mana yang benar’, karena Dia adalah sang Kebenaran. Hanya Dia-lah yang dapat mewahyukan kepada kita jalan-jalan mana di balik pintu-pintu kehidupan ini (Why 5:5). Maka, siapa saja yang masuk ‘melalui Yesus’ akan aman dan selamat (Yoh 10:9). Memang benar, banyak jalan menuju Roma, tetapi hanya ada satu jalan menuju surga, yaitu ‘jalan salib’, jalan yang sesak, tetapi jelas menuju dan membawa kita ke surga. Kalau ada orang memilih jalan yang lain, itu pilihan bebas mereka, ‘jalannya pilihan sendiri yang luas dan lebar’ menuju ke kebinasaan diri (Mat 7:13). Kita perlu sang Pintu agar kita bisa mengenal pintu-pintu, dan pintu mana yang membawa ke Allah Bapa.

    Karena telah ditunjukkan pintu mana yang menuju tujuan hidup, maka kita hanya dapat ‘bersyukur’. Kita serahkan dan persembahkan hidup kita seutuhnya kepada Yesus, sang Pintu. Dia-lah sang Penyelamat dan Penebus satu-satunya (Kis 4:12).

    Doa: Bapa, berilah daku iman yang semakin teguh agar aku mampu mewartakan Yesus sang Kebenaran kepada orang-orang.

    Janji: “Bersiaplah, jalanilah negeri ini menurut panjang dan lebarnya, sebab kepadamulah, akan Aku berikan negeri ini” --- Kejadian 13:17

    Pujian: Hari ini kita peringati Santo Cyrillus dari Alexandria, Mesir, 376-444. Beliau adalah Uskup dan Pujangga Gereja. Meskli dirinya dianiaya, ia tetap teguh dan tegar menentang ajaran-ajaran yang sesat dalam Gereja. Dia malah bersukacita menderita demi Kristus, sewaktu dia didakwa secara palsu dan dipenjarakan (1 Ptr 4:13-16).

    Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Copyright © 2007-2017 Badan Pelayanan Nasional, Pembaruan Karismatik Katolik Indonesia (BPK PKK).
versi archive 2007 link : www.karismatikkatolik.org/archived/