• Renungan Harian - Kamis, 29 Juni 2017

    Kamis, 29 Juni 2017

    HR St. Petrus & Paulus, Rasul

    Kisah para Rasul 12:1-11

    Mazmur 34:2-9

    2 Timotius 4:6-8,17-18

    Matius 16:13-19

    YESUS SANG PEMBEBAS

    “Malaikat menepuk Petrus untuk membangunkannya, katanya: ‘Bangunlah segera!’. Maka gugurlah rantai itu dari tangan Petrus.” --- Kisah para Rasul 12:7

    ALLAH MEMBEBASKAN Petrus dalam penjara lewat malaikat. Ia lalu bebas meneruskan karya pewartaannya. Dan bagi kita, Yesus-lah Satu-satunya yang membebaskan kita (Yoh 8:15). Gereja adalah “tiang penopang dan dasar kebenaran” (1 Tim 3:15), yang telah diberi kunci Kerajaan Surga (Mat 16:19). Yesus menggunakan Gereja untuk membebaskan kita. Umpama saja, Petrus, dalam bacaan pertama, dia adalah pimpinan Gereja Perdana. Dia sudah berdiri dalam antrian untuk dihukum mati dengan dipenggal kepalanya, sebagaimana Yakobus alami (Kis 12:1, dst). Tetapi apa yang terjadi di luar di kalangan Umat? Mereka “dengan tekun mendoakannya kepada Allah” (Kis 12:5).

    Yesus membebaskan Petrus lewat doa jemaat Gereja Perdana. Bayangkan, waktu itu dalam penjara, Petrus dijaga ketat oleh empat kelompok, tiap kelompok terdiri dari empat prajurit (Kis 12:4); dan masih lagi, dia “terbelenggu dengan dua rantai”, di ruang yang terkunci di balik pintu besi (Kis 12:10). Kalau dihitung, Petrus harus melewati sembilan belas halangan untuk menuju ke kebebasan, enam belas prajurit, dua belenggu rantai dan satu pintu besi.

    Seperti Petrus, kita membutuhkan rentetan mukjizat berganda untuk bisa bebas. Tetapi Gereja terus berdoa untuk itu. Karena doa-doa Gereja, malaikat-malaikat Tuhan dikirim untuk membangunkan kita (Kis 12:7), melengkapi kita dengan senjata Allah (Ef 6:14 dst), dan untuk menemani kita saat kita mengikuti Yesus sebagai murid-murid-Nya.

    Tanggapilah doa-doa Gereja itu. Ikutilah dalam gerak doa syafaat. Lewat perantaraan Santo Petrus dan Paulus, yang kita rayakan dan peringati hari ini, kita semua bebas. Kita diutus untuk memimpin dunia ke kebebasan yang baru.

    Doa: Bapa, bebaskanlah para tawanan.

    Janji: “Tuhan akan melepaskan aku dari setiap usaha yang jahat. Dia akan menyelamatkan aku, sehingga aku masuk ke dalam Kerajaan-Nya di surga”--- 2 Tim 4:18

    Pujian: Surat Paulus kepada murid tersayangnya Timotius sangat menyentuh hati, sewaktu menyadari pelaksanaan hukuman mati tinggal beberapa hari saja. Tulisnya “Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman” --- 2 Tim 4:7

    Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Copyright © 2007-2017 Badan Pelayanan Nasional, Pembaruan Karismatik Katolik Indonesia (BPK PKK).
versi archive 2007 link : www.karismatikkatolik.org/archived/