• Renungan Harian - Rabu, 5 Juli 2017


    Ditulis pada tanggal : Sunday, 02 July 2017, 10:14 PM

    Renungan Harian - Rabu, 5 Juli 2017

    Rabu, 5 Juli 2017

    Kejadian 21:5,8-20

    Mazmur 34:7-8, 10-11, 12-13

    Matius 8:28-34

    SETAN AKUI YESUS SEBAGAI ANAK ALLAH 

    Dan mereka itu pun berteriak, katanya: Apa urusan-Mu dengan kami, hai Anak Allah? Adakah Engkau ke mari untuk menyiksa kami sebelum waktunya?" ---- Matius 8:29

    DALAM CERITA dan film-film, sosok setan seringkali digambarkan sebagai mahluk yang menyeramkan dan mengerikan. Apakah selalu seperti itu? Ternyata tidak ! Setan bertugas menggoda kita agar kita tidak setia kepada Tuhan. Kalau wajahnya bertampang sangar, yang akan menjadi korban telah lari. Tetapi agar tujuan menggoda berhasil, mungkin saja setan berwujud lelaki yang tampan atau wanita yang cantik dan menarik. Setan dapat melakukan semua hal tersebut untuk menunjang misinya, yaitu menjauhkan manusia dari Allah. Setan selalu berusaha agar manusia tidak percaya bahwa Yesus adalah Anak Allah.

    Anehnya, seringkali justru kita manusia merasa lebih takut kepada setan daripada takut akan Tuhan. Kita seringkali merasa ketakutan ketika membayangkan setan sebagai sosok yang berwajah buruk, kejam, dan menyeramkan. Dan sebaliknya kita tidak merasa takut kepada Tuhan yang Mahadil,  ketika kita melanggar perintah-Nya dan berbuat dosa. Di sisi lain, banyak orang juga yang memuja-muja setan, dengan tujuan untuk memperoleh kekayaan secara insant, kesembuhan, jabatan, jodoh, dan lain sebagainya.

    Sebenarnya setan takut kepada Yesus karena setan tahu bahwa Yesus adalah Anak Allah dan Yesus adalah penguasa surga dan bumi (Mat 28:18) Dan setan  juga tahu bahwa ada waktunya dia akan disiksa.

    Karena Baptis dan menerima Yesus sebagai sang Juruselamat,  kita menjadi  anak-anak Allah, yang sangat dicintai dan dilindungi oleh-Nya. Karenanya,  tidak ada alasan bagi kita untuk takut, apalagi menyerah kepada kuasa bujukan setan. Di Penutup Ibadat Harian, ada kutipan bacaan singkat dari Surat Santo Petrus, yang mengingatkan kita akan hal ini:  “Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya. Lawanlah dia dengan iman yang teguh” (1 Ptr 5:8-9).  Artinya kita perlu selalu berpegang pada tangan Tuhan. Bersama Dia, tidak ada yang mustahil.  Dia tak akan pernah meninggalkan kita. (Adrianto)

    Doa: Ya Yesus, kami percaya bahwa Engkau adalah Anak Allah yang berkuasa atas segala mahluk. Lindungilah kami umat-Mu ini selalu!

    Janji: Kecaplah dan lihatlah, betapa baiknya TUHAN itu! Berbahagialah orang yang berlindung pada-Nya! --- Mazmur 34:9

    Pujian: Santo Petrus, - karena sabda Allah Bapa -  engkau sungguh beriman dengan berani menyatakan “Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup!" (Mat 16:16-17).

    Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Copyright © 2007-2017 Badan Pelayanan Nasional, Pembaruan Karismatik Katolik Indonesia (BPK PKK).
versi archive 2007 link : www.karismatikkatolik.org/archived/