• Renungan Harian - Kamis, 6 Juli 2017

    Kamis, 6 Juli 2017

    Kejadian 22:1-9

    Mazmur 116:1-2, 3-4,5-6,8-9

    Matius 9:1-8

    BELAS KASIH YESUS

    “Percayalah, hai anak-Ku, Dosamu Sudah Diampuni”  ---- Matius 9:2

    SABDA YESUSPercayalah, hai anak-Ku dosamu sudah diampuni”, merupakan sabda sakti penuh kuasa penyembuhan total: berkat pengampunan terjadilah penyembuhan roh dan jiwanya yang berdosa yang menyebabkan kelumpuhan, dan berkat pengampunan terjadilah pemulihan anggota badannya yang sakit lumpuh! Sakramen Penyembuhan: Tobat dan Pengurapan Minyak Suci, yang disambut oleh yang sakit baik badan dan jiwanya, benar-benar melepaskan beban berat bagi si penderita. Sabda pengampunan Yesus lewat Gereja-Nya melepas dan  meringankan beban penderitaan lahir dan batin kita.

    Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menjumpai seperti apa yang terjadi pada orang lumpuh dalam bacaan Injil, yaitu saat kita merasa tidak mampu dan tidak berdaya karena kita sedang menderita sakit, badaniah atau rohaniah kita, khususnya kalau kita  jatuh dalam dosa berat. Di saat mengalami hal seperti itu maka peran orang-orang di sekitar kita sangatlah penting dalam membantu kita yang tak berdaya.  Dan bagaimana  kita sewaktu sehat,  bersediakah kita menjadi saluran berkat bagi sesama yang membutuhkan  memperoleh kesembuhan badan dan rohnya? Pernahkah kita membantu teman atau sahabat kembali kepada Tuhan? Tidaklah sia-sia jika kita  mempersembahkan diri kita kepada Kristus untuk pelayanan kasih dan kerahiman-Nya! Kita tidak mencari pahala. Melulu demi Kemuliaan Tuhan!

    Kita tidak boleh berputus asa. Jangan pernah mengatakan, ‘dosaku terlalu banyak, dosaku terlalu besar – apakah Tuhan masih berkenan mengampuniku?’ Yesus Maharahim. Ia wujud kerahiman dan pengampunan Bapa, betapa banyak dosa kita dan betapa besarnya dosa kita, Ia tetap mampu dan berkuasa mengampuni kita. Yesus menyembuhkan dan memulihkan kita. Yesus ingin semua orang selalu mencari-Nya dan berani mempercayai-Nya. Seperti Bapa dari ‘si anak hilang’, Yesus selalu menunggu dan membuka tangan-Nya untuk menyambut kita

    “Dosamu sudah diampuni” suatu pernyataan yang luar biasa. Yesus ingin menegaskan bahwa akar dari penderitaan atau penyakit, salah satunya  adalah “Dosa”. Pengalaman ikut melayani Retret Penyembuhan Batin, jika dosa sudah diampuni – yakni mengampuni diri sendiri, mengampuni orang lain yang menyengsarakan kita, mengampuni Tuhan, sebab kita anggap Tuhan yang menyiksa kita, maka rahmat kesembuhan kita peroleh. Sakramen Pengampunan dan ‘sabda pengetahuan’ dari konselor dan tim doa , yang mendoakan kesembuhan kita, membawa ketenangan dan pelepasan yang melegakan dan menyembuhkan. Hubungan dalam pribadi kita sendiri dipulihkan, relasi dengan sesama dihidupkan kembali, dan yang terpenting adalah dipulihkan kembali hubungannya dengan Allah sendiri.  Mengampuni orang lain memang berat dan sulit, tetapi hal itu tidak mustahil. Berbuat salah adalah manusiawi, tetapi mengampuni itu ilahi. Kita memohon agar kita dimampukan untuk bisa dan mau mengampuni. “Ampunilah kesalahan kami seperti kamipun mengampuni yang bersalah kepada kami”. Kalau kita dapat mengampuni berarti kita telah melakukan tindakan Ilahi.  (Pieter)

    Doa: Ya Yesus yang baik Engkaulah penyembuh yang utama dan pengampun sejati, ampunilah akan dosa-dosaku, aku percaya jika dosaku diampuni maka aku akan sembuh.

    Janji: ”Ingatlah aku, ya Tuhan, demi kemurahan terhadap umat-Mu, perhatikanlah aku, demi keselamatan dari pada-Mu”  ----  Mazmur 106:4

    Pujian: Setelah sekian lama mengalami keterpurukan dalam hidup dan jauh dari Tuhan, Yosefina mulai sadar dan rindu akan Tuhan Yesus. Melalui proses pertobatan serta berserah penuh percaya akan penyelenggaraan Tuhan Yesus, dia menemukan suka cita dan kedamaian. Ia sadar bahwa Tuhan Yesus sungguh-sungguh mengasihinya.

    Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Copyright © 2007-2017 Badan Pelayanan Nasional, Pembaruan Karismatik Katolik Indonesia (BPK PKK).
versi archive 2007 link : www.karismatikkatolik.org/archived/