• Renungan Harian - Selasa, 18 Juli 2017

    Selasa, 18 Juli 2017

    Keluaran 2:1-15a

    Mazmur 69: 3,14,30-31, 33-34

    Matius 11:20-24

    "AKU  TUDAK  MEMBUTUHKAN  ENGKAU!”

    “Tampaklah anak itu menangis, sehingga belas kasihanlah ia kepadanya” --- Keluaran 2:6

    BILA KITA mendukung kebijakan matinya bayi-bayi dengan aborsi ataupun lewat alat-alat kontra-kehamilan, kita bilang kepada bayi-bayi yang tak-dikehendaki itu, “aku tidak membutuhkan engkau” (1 Kor 12:21). Apakah kita masih pantas menyebut diri kita ‘kristiani’ kalau kita meremehkan ‘anggota Tubuh Kristus’, yang tidak kita pelihara dan kasihi, bila jutaan ‘anggota Tubuh-Nya’ dibunuh atau sama sekali tidak diberi kesempatan untuk hidup ? Apakah kita masih merasa pantas menyebut diri kita kristiani, kalau kita sangat kecil sekali memiliki perhatian akan ‘Tubuh Kristus’, dan kita sama sekali tidak berkeberatan bila Tubuh itu dibuat lemah, tak berwajah, atau lumpuh dan jutaan umat di seluruh dunia besikap  masa bodoh!

    Jangan kaget bila mendengar adanya organisasi di hampir semua Negara mendukung tumbuh berkembangnya aborsi dan penggunaan alat kontra-kehamilan. Santa Teresa dari Avila pernah mengatakan, bahwa Yesus tidak mempunyai tangan – tangan-Nya kita-kita ini, Yesus tak memiliki kaki – dan kaki-Nya ya kita-kita ini, serta Tubuh-Nya di bumi ini semakin hari semakin dibuat timpang dengan dibuang atau dibunuhnya bayi-bayi, yang sebenarnya bisa meneguhkan Tubuh-Nya. Kita patut menghormati Tubuh-Nya, dan terhadap yang paling lemah dan paling kecil, kita memberi perhatian dan kasih yang jauh lebih besar. (1 Kor 12:22-24).

    Dalam ajaran-nya, Gereja menjunjung tinggi Tubuh Kristus, meski banyak juga yang tak mematuhi ajaran Gereja-Nya. Ada umat yang memilih ‘pro-choice’, bukan ‘pro-life’. Artinya, ada yang lebih cenderung untuk memilih meniadakan bayi-bayi dalam kandung daripada memberi kesempatan hidup. Mereka masa bodoh apakah Tubuh Kristus dicabik-cabik asal tubuh mereka sendiri tak menderita.

    Tepatlah kalau umat katolik saat diajak untuk bertobat dari merusak Tubuh Kristus, yakni sebaliknya, kita harus membangunnya. Pilih ‘pro-life’, pilih budaya kasih. Tolak aborsi dan sejenis! Yesus sendiri pernah bersabda: “Apakah kamu mengasihi ‘Aku’ (Tubuh-Ku)?” (Yoh 21:15). Apa jawab kita sekarang? Bisakah nanti kita memberi pertanggungjawab di hari Pengadilan?

    Doa: Ya Yesus, inilah tubuh-ku, yang kami unjukkan kepada-Mu!

    Janji:Sebab TUHAN mendengarkan orang-orang miskin, dan tidak memandang hina orang-orang-Nya dalam tahanan.” --- Mazmur 69:34

    Pujian: Secara sukarela, hari ini Gereja memperngati Santu Odillia dari Perancis yang mengabdikan diri kepada kaum miskin dengan penuh kasih (abad 7). Gereja di Curug Tangerang selatan telah hadir berkat kerja sama umat dengan ulama setempat.

    Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Copyright © 2007-2017 Badan Pelayanan Nasional, Pembaruan Karismatik Katolik Indonesia (BPK PKK).
versi archive 2007 link : www.karismatikkatolik.org/archived/