• Renungan Harian - Jumat, 21 Juli 2017

    Jumat, 21 Juli 2017

    Keluaran 11:10 - 12:14

    Mazmur 116:12-13,15-16bc,17-18

    Matius 12:1-8

    PASKAH – DATANG DAN LEWAT

    “Itulah  Paskah bagi Tuhan!” --- Keluaran 12:11

    DENGAN PASKAH, Tuhan membebaskan Umat Israel dari perbudaan yang telah mereka alami beberapa abad. Tuhan telah memilih salah satu dari karya yang terbesarnya lewat ‘makan bersama dalam keluarga’ disertai doa. Perjamuan Paska Yahudi ini demikian pentingnya sampai menjadi ‘suatu pesta peringatan’, yang perlu dirayakan dari generasi ke generasi berikut dan menjadi pesta peringatan yang dilembagakan (Kel 12:14).

    Dan dalam Perjanjian Baru, beberapa jam sebelum Yesus wafat di salib guna menyelamatkan umat manusia dari dosa dan memperolehkan hidup kekal, Ia bersabda: "Aku sangat rindu makan Paskah ini bersama-sama dengan kamu, sebelum Aku menderita” (Luk 22:15). Dan Yesuspun lalu memerintahkan “Lakukanlah ini sebagai kenangan akan Daku”. Yesus menghubungkan peringatan perayaan Paskah dengan wafat-Nya di salib. Ia membuat Ekaristi sebagai puncak Paskah atau Paskah yang utama.

    Dan rasul Paulus tidak hanya menyamakan Ekaristi dengan Paskah-pesta peringatan pembebasan- tetapi lebih jauh lagi ia mengajak kita - bahwa Yesus itulah Paskah bagi kita (1 Kor 5:7). Paskah merupakan pesta teragung – pesta pembebaskan, pesta peringatan penyelamatan. Kita dapat bertanya pada diri kita sendiri, sejauh mana Paskah itu benar-benar penting dalam hidup kita? Sebesar apa kerinduan kita untuk merayakan Paskah? Apakah kita bertekad mau menyambut Yesus sebagai Paskah dalam Ekaristi sesering mungkin? Apakah kita bersedia mengajak teman-teman untuk menyambut Paskah yang baru? Apakah hati dan pikiran kita serta hidup kita berpusat pada Yesus?

    Doa: Bapa, perkenankan daku merindukan menyambut Paskah jauh lebih merindukan apapun saja.

    Janji: “Darah itu menjadi tanda bagimu pada rumah-rumah di mana kamu tinggal: Apabila Aku melihat darah itu, maka Aku akan lewat dari pada kamu. Jadi tidak akan ada tulah kemusnahan di tengah-tengah kamu, apabila Aku menghukum tanah Mesir.” --- Keluaran 12:13

    Pujian: S. Laurensius dari Brindisi, Italia (1559-1619), seorang pujangga Gereja. Menguasasi bahasa Ibrani, Yunani, Jerman, Bohemia, Spanyol dan Perancis. Karenanya dia bisa membaca Kitab suci dalam bahasa aslinya.

    Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Copyright © 2007-2017 Badan Pelayanan Nasional, Pembaruan Karismatik Katolik Indonesia (BPK PKK).
versi archive 2007 link : www.karismatikkatolik.org/archived/