• Renungan Harian - Sabtu, 22 Juli 2017

    Sabtu, 22 Juli 2017

    St. Maria Magdalena

    Kidung Agung 3:1-4a atau

    2 Korintus 5:14-17

    Mazmur 63:2,3-4,5-6,8-9

    Yohanes 20:1, 11-18

    JANGAN PUTUS HARAPAN

    “Pada Nama-Nya-lah bangsa-bangsa akan berharap” --- Matius 12:21

    ADANYA BUDAYA MAUT membunuh harapan hidup. Berulang kali ada geger dan tragedi. Membuat hari orang ciyut. Dalam situasi seperti itu, Tuhan tetap memanggil kita untuk tetap memiliki harapan. Dan harapan itu hanya pada-Nya. Lewat Paus Pius XII, Gereja menetapkan ajaran resmi tentang Kenaikan Bunda Maria, di tahun 1950. Sebelumnya berabad-abad ajaran itu hanya dikotbahkan dan dipercaya. Akhirnya Gereja dengan resmi di tahun 1950 menyatakannya sebagai Ajaran Resmi Gereja Katolik. Ini suatu pernyataan akan suatu harapan. Lima belas tahun kemudian, dalam Konsili Vatilkan II, dalam dokumen teragung, yakni “Lumen Gentium” (Terang Bagi Bangsa-bangsa) ‘Ajaran resmi’ yaiku  tentang Gereja, mencakup Bunda Maria – Maria sebagai Tanda Harapan (LG 68)-Paus Santo Yohanes Paulus II memperkenalkan Katekismus Gereja Katolik (KGK), yang didasari oleh Kitab Suci dan Tradisi suci Gereja. Dengan mengenal dan memahaminya, kita menghormati Tuhan, yakni bahwa Kristus, dalam hati kita. Dengan   demikian , bila ada orang yang bertanya, mengapa kita memiliki harapan yang demikian, kita disanggupkan untuk  menjawabnya ? (1 Ptr 3:15).

    Paus St. Yohanes Paulus II, menyebut salah satu judul bukunya “Melintasi batas-tahap Harapan”. Beliau tulis, “Dalam harapan kita diselamatkan. Tetapi harapan bukan harapan lagi, bila apa yang kita harapan telah dilihat; apakah mungkin mengharapan sesuatu apa yang telah dilihat ? Sebab mengharapkan akan apa yang belum dilihat, berarti menanti penuh kesabaran yang terus bertahan!” (Rm 8:24-25).

    Hendaknya kita mendengarkan nubuat tentang harapan! Mari menjadi tanda harapan! Mari menjadi nabi tentang harapan! “Pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita.” (Rm 5:5).

    Doa: Bapa, semoga aku digerakkan oleh harapan!

    Janji: “Malam itulah malam berjaga-jaga bagi TUHAN, untuk membawa mereka keluar dari tanah Mesir. Dan itulah juga malam berjaga-jaga bagi semua orang Israel, turun-temurun, untuk kemuliaan TUHAN.” --- Keluaran 12:42

    Pujian: Kita semua kenal St. Maria Magdalena, yang kita peringati hari ini. Ia pergi ke kubur untuk mengurapi dengan rempah dan wangi-wangian jenasah Jesus, tetapi justru dia menemukan Yesus yang bangkit dan hidup. “Aku telah bertemu Tuhan”. Dan dialah yang mewartakan Kabar Kebangkitan ini kepada Petrus, Paus pertama dalam Gereja.

    Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Copyright © 2007-2017 Badan Pelayanan Nasional, Pembaruan Karismatik Katolik Indonesia (BPK PKK).
versi archive 2007 link : www.karismatikkatolik.org/archived/