• Renungan Harian - Senin, 24 Juli 2017


    Ditulis pada tanggal : Wednesday, 19 July 2017, 09:23 PM

    Renungan Harian - Senin, 24 Juli 2017

    Senin, 24 Juli 2017

    St. Sharbel  Makhluf

    Keluaran 14:5-18

    MT Keluaran 15:1-2,3- 4,5-6

    Matius 12:38-42

    BERDIRILAH DI ATAS ‘DASAR ILAHI’ – BUKAN INSANI

    "Janganlah takut, berdirilah tetap dan lihatlah keselamatan dari TUHAN, yang akan diberikan-Nya hari ini kepadamu; sebab orang Mesir yang kamu lihat hari ini, tidak akan kamu lihat lagi untuk selama-lamanya.” –-- Keluaran 14:13

    SALAH SATU Bacaan dalam Liturgi Sabda Malam Paskah, yakni Kitab Keluaran (14:15 – 15:1). Itu mengkisahkan berhasilnya umat Israel lolos dari pengejaran tentara Mesir lewat laut yang mengering dan ditenggelamkannya tentara Mesir serta kereta dan kuda-kuda-Nya.  Tuhan berpihak kepada Israel. Gereja memahaminya itu sebagai lambang Baptisan, maka dalam Ibadat Malam Paska, bacaan itu ditutup denga doa “dahulu Engkau (Tuhan) membebaskan satu bangsa yang tertindas dengan kekuasaan tangan-Mu. Tetapi kini Engkau menylamatkan segala bangsa dengan air pembaptisan.”

    Sebagaimana Musa bernubuat tentang kemenangan itu, maka kita juga perlu berdiri untuk menyaksikan kemenangan sebab Tuhan berpihak pada kita (Kel 14:14). Karena lewat Baptis, kita menjadi berada di dalam Kristus. Maka kita lalu menjadi ciptaan baru, putera-puteri Bapa, ditebus oleh darah Krisus, dan menjadi bait Roh Kudus, dan menjadi anggota Gereja, Tubuh Kristus.

    Tetapi kalau kita berdiri di atas diri kita sendiri, mengandalkan kemampuan kita sendiri,  kita tidak akan melihat adanya kemenangan. Kita berdiri tanpa dasar!

    Kemenangan Allah ada pada orang-orang yang berdiri tepat di atas dasar ‘tanah’ Allah. Maka kalau orang-orang yang hanya mengandalkan kekuatan diri sendiri itu, perlulah orang-orang itu  mau  bertobat. Kita perlu kembali ke tempat kita dulu berada – yakni di tempat ‘tanah’ Allah – kita akan melihat kemenangan Allah. Kita perlu balik kepada Baptis dengan memperbarui janji-janji Baptis kita. Lalu maju dengan gagah berani meraih kemenangan (Kel 14:15).

    Doa: Bapa, aku berdiri di tempat Engkau  menyuruhnya.

    Janji: “Pada waktu penghakiman, ratu dari Selatan itu akan bangkit bersama angkatan ini dan ia akan menghukumnya juga. Sebab ratu ini datang dari ujung bumi untuk mendengar hikmat Salomo, dan sesungguhnya yang ada di sini lebih dari pada Salomo!"--- Matius 12:42

    Pujian: Hari ini kita peringati S. Sharbel Makhluf. Riwayat hidupnya belum ada dalam buku “Orang Kudus”. Paus Paulus VI-lah yang memberi gelar ‘Santo’. Dalam hal doa orang kudus ini teladan dalam Doa Syafaat, yang memperkaya seluruh umat kristiani.

    Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Copyright © 2007-2017 Badan Pelayanan Nasional, Pembaruan Karismatik Katolik Indonesia (BPK PKK).
versi archive 2007 link : www.karismatikkatolik.org/archived/