• Renungan Harian - Kamis, 27 Juli 2017

    Kamis, 27 Juli, 2017

    Keluaran 19:1-2, 9-11, 16-20b

    MT Daniel 3:52, 53, 54, 56

    Matius 13:10-17

    PALING TERBERKATI

    "Kepadamu diberi karunia untuk mengetahui rahasia Kerajaan Sorga, tetapi kepada mereka tidak.” --- Matius 13:11

    SETIAP TAHUN tiap paroki mencatat berapa jumlah baptisan baik baptisan bayi maupun dewasa. Keuskupanpun setelah mendapat data dari paroki-paroki lalu menginformasikan statistik jumlah umat. Dengan Baptisan, kita menjadi anak-anak Allah, menjadi anggota-anggota atau warga Gereja.

    Menurut catatan, kurang dari sepertiga penduduk dunia telah dibaptis. Tetapi kurang dari seperlima dari seluruh penduduk dunia itu, telah menyambut Ekaristi suci, meski hanya sekali. Mereka ini suatu kelompok terberkati kalau bisa hadir dalam Misa Mingguan. Kurang dari satu persen dari umat, ikut menghadiri Misa harian dan menyambut komuni kudus.

    Paroki-paroki di Keuskupan luar Jawa, khususnya di Papua dan Kalimantan, ada tiga paroki dilayani hanya oleh satu Pastor. Jangan diharap umat bisa menghadiri Misa kudus tiap minggu. Tetapi kalau kita, tanpa harus jauh berjalan berjam-jam atau menunggu datangnya Pastor berminggu-minggu, dapat merayakan Ekaristi dan menyambut-Nya , kita termasuk orang yang diistemawakan atau terberkati. “Berbahagialah matamu karena melihat dan telingamu karena mendengar!” (Mat 13:16).

    Meski telah ada Bulan Kitab Suci, bulan September, belum semua Umat Katolik memiliki Kitab Suci. Bila kita memiliknya, belum tentu kita buka dan baca. Tetapi bila kita mempunyainya dan membaca Kitab Suci, kita termasuk kelompok minoritas di dunia ini. Tentu ada ratusan juta mau mengambil alih tempat dan kedudukan kita yang istimewa ini. Ingat Yesus pernah menyatakan  “Sesungguhnya banyak nabi dan orang benar ingin melihat apa yang kamu lihat, tetapi tidak melihatnya, dan ingin mendengar apa yang kamu dengar, tetapi tidak mendengarnya.” (Mat 13:17).

    Kita bisa mengitung jumlah berkat-berkat yang kita terima selain dari hadir dalam Misa dan membaca Kitab suci tiap hari. Berkat bisa datang juga kalau kita ikut Rekoleksi ataupun Retret, kita ikut dalam pelayanan Persekutuan Doa, Komunitas, atau ikut Legio. Kita dilimpahi berkat-berkat, sehingga kita termasuk orang yang terberkati dalam Sejarah. Tetapi ingat sabda Yesus: “Setiap orang yang kepadanya banyak diberi, dari padanya akan banyak dituntut, dan kepada siapa yang banyak dipercayakan, dari padanya akan lebih banyak lagi dituntut." (Luk 12:48).

    Doa: Bapa, semoga aku yang termasuk ‘berbahagia’ ini lebih tercerahkan untuk memiliki sikap bersyukur dan bertanggung jawab.

    Janji: “Bunyi sangkakala kian lama kian keras. Berbicaralah Musa, lalu Allah menjawabnya dalam guruh.” --- Keluaran 19:19

    Pujian: Dalam homili dalam Misa Nikah, Pastor meminta agar pasangan yang berbahagia, sejak dini berdoa bersama, khususnya nanti kalau sudah dianugerahi anak. Diharapkan lahirnya “gereja domestik”.

    Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Copyright © 2007-2017 Badan Pelayanan Nasional, Pembaruan Karismatik Katolik Indonesia (BPK PKK).
versi archive 2007 link : www.karismatikkatolik.org/archived/