• Renungan Harian - Jumat, 28 Juli 2017

    Jumat, 28 Juli 2017

    Keluaran 20:1-17

    Mazmur 19:8,9,10,11

    Matius 13:18-23

    SABDA ALLAH DIRAMPOK

    “Setiap orang yang mendengar firman tentang Kerajaan Sorga, tetapi tidak mengertinya, datanglah si jahat dan merampas yang ditaburkan dalam hati orang itu” --- Matius 13:19

    KITAB SUCI – kita punya. Tiap Minggu kita hadir di gereja dan mendengarkan homili Pastor. Dalam Bulan Kitab Suci – September- kita aktif terlibat. Pertanyaannya: Berapa kali saja kita sudah mendengar dan membaca sabda-sabda Allah selama bertahun-tahun, baik sewaktu dalam Misa Mingguan di Gereja, dalam pertemuan Pendalaman Kitab Suci atau pewartaan dalam Persekutuan Doa atau dalam temu di Lingkungan? Dari apa yang kita dengar atau baca itu, berapa yang kita benar-benar memahaminya dan menghayatinya? Perbedaan antara dua jawaban akan dua pertanyaan itu, kita lalu mengetahui berapa saja ‘si jahat’ telah “merampas apa yang telah ditaburkan dalam hati kita”

    Kebanyakan dari kita bertahun-tahun kenal dan akrab dengan Kitab Suci, tetapi terlalu amat sedikit buahnya! Terang-terangan si jahat telah merampasnya. Kita diam saja. Kita tidak melapor kepada yang berwajib. Kita tidak meminta tolong. Kita biarkan saja si jahat itu masuk dan mengambili butir-butir sabda Allah itu dari hati kita.

    Sebenarnya Allah sendiri pernah bersabda: “Tunduklah kepada Allah dan lawanlah iblis, maka ia akan lari daripadamu!” (Yak 4:7). Kita tidak dapat mengalahkan si jahat dan mengambil kembali apa yang ia curi (Luk 11:22). Kita akan ingat hal-hal yang dari Sabda Allah, yang bertahun-tahun kita tidak menyadarinya. Kita  akan mencoba dan terus mencoba menerapkan ayat-ayat suci ke dalam segala aspek hidup kita (1 Ptr 1:15). Semua kita lakukan demi iman akan Yesus, kita ungkapkan dalam doa dan kepatuhan. Dan kita percaya bahwa Yesus tahu benar bagaimana menghalang - halangi si  jahat agar tak mencuri. Apa yang sangat kita butuhkan yakni agar kita “bebaskanlah kami dari yang jahat” (Mat 6:13).

    Yesus tidak hanya menabur benih tetapi Ia juga menjaganya.

    Doa: Ya Yesus, sudah ratsan kali aku dirampok dan dirampas oleh si jahat. Tolong daku untuk memperoleh kembali apa yang dirampas oleh si jahat.

    Janji: “Hormatilah ayahmu dan ibumu, supaya lanjut umurmu di tanah yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu.” --- Keluaran 20:12

    Pujian: Paling sedikit setahun sekali, tentu ada Ensiklik yang ditulis oleh Paus. Apa yang ditulis oleh Paus ternyata dibaca dan diperhatian dan dipelajari oleh umat non-kristiani dan para pejabat yang tertarik.

    Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Copyright © 2007-2017 Badan Pelayanan Nasional, Pembaruan Karismatik Katolik Indonesia (BPK PKK).
versi archive 2007 link : www.karismatikkatolik.org/archived/