• Renungan Harian - Kamis, 3 Agustus 2017

    Kamis, 3 Agustus 2017

    Keluaran 40:16-21,34-38

    Mazmur 84:3-6a,8a,11

    Matius 13:47-53

    RELASI DENGAN ALLAH

    “Berbahagialah manusia yang kekuatannya di dalam Engkau.” --- Mazmur 84:6a

    SEBAGAI ORANG pilihan Allah dan diutus-Nya untuk memimpin bangsa Israel ke luar dari Mesir, Musa memiliki kedekatan dengan Allah dibandingkan orang-orang lainnya pada masa itu. Hal tersebut dapat dilihat dari seringnya Musa berdialog dan berelasi dengan Allah dalam segala hal yang akan dilakukannya. Sebelum ia membuat keputusan ia berdialog dulu dengan Tuhan. Kedekatan Musa dengan Allah bukan berarti Musa tidak pernah melakukan kesalahan sama sekali. Sebagai seorang manusia, Musa pun pernah mengalami masa-masa kelabu, yaitu pada waktu ia menyangsikan dirinya sendiri terkait dengan kemampuannya untuk melakukan perintah Allah.

    Musa sempat menolak saat Allah mengutus dia dengan alasan dia seorang yang tidak pandai bicara dan tidak patut diutus Allah. Dia juga merasakan ketakutan menghadapi sekian banyak orang Israel dan Firaun, yang dia sangka tidak akan mendengarkan perkataannya. Namun pada akhirnya Musa taat dan setia melakukan apa yang Allah perintahkan kepadanya.

    Dan kita? Bagaimana relasi kita sendiri dengan Allah? Hidup yang kita jalani ini penuh dengan berbagai macam tantangan dan hambatan yang menyebabkan pertumbuhan iman kita mengalami ups and downs. Kita tidak mungkin sanggup melewatinya dengan baik tanpa campur tangan Allah. Semakin sering kita melakukan dialog dan komunikasi dengan Allah melalui doa maka hasilnya akan terlihat baik dalam kehidupan kita sehari-hari. Sebelum kita membuat keputusan apa yang hendak kita lakukan, kita perlu ber-‘discernment’ dalam terang ilahi.

    Sebagai manusia yang lemah, kita harus terus-menerus memberi makan rohani kita setiap hari dengan doa dan firman Allah. Kalau demikian, kita tentu akan semakin mengenal Allah, memahami kehendak Allah dan tekun melakukan perintahNya. Kita pun akan diberi kepekaan untuk dapat memilih hal-hal yang baik dan benar. Ada kekuatan dan sukacita yang kita dapatkan dari Allah manakala kita terus berkomunikasi denganNya, seperti yang dikatakan oleh Pemazmur: “Berbahagialah manusia yang kekuatannya di dalam Engkau” (Mzm 84:6a).

    Badai kehidupan yang dahsyat dan segala rintangan berat  yang ada di depan kita pasti dapat kita lewati dengan penuh kemenangan karena DIA akan menganugerahkan kekuatan kepada kita. Allah kita adalah setia dan tidak pernah sekalipun meninggalkan kita. Dan pada akhirnya nanti, kita yang setia menjaga relasi dengan Allah dan tetap taat dalam Tuhan dijanjikan hidup kita akan berbuah lebat dengan pewartaan dan pelayanan bagi sesama. Dan akhirnya kita akan menikmati kebahagiaan kekal bersama Tuhan di Surga. (Lana)

    Doa: Allah yang setia, bimbinglah kami agar tekun berdoa dan rajin membaca Firman Allah sehingga membawa kami lebih dekat lagi pada jalan dan kebenaranMu.

    Janji: “Malaikat-malaikat akan datang memisahkan orang jahat dari orang benar” --- Matius 13:49

    Pujian: Bu Irene, ketaatanmu untuk selalu berkomunikasi melalui doa kepada Tuhan, membuat engkau memperoleh kekuatan iman dan perasaan sukacita yang tak terhingga. Inilah yang kami kagumi dan ingin meneladannya.

    Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

     

Copyright © 2007-2017 Badan Pelayanan Nasional, Pembaruan Karismatik Katolik Indonesia (BPK PKK).
versi archive 2007 link : www.karismatikkatolik.org/archived/