• Renungan Harian - Sabtu, 19 Agustus 2017

    Sabtu, 19 Agustus 2017

    St. Yohanes Eeudes, Im

    Yosua 24:14-29

    Mazmur 16:1-2a,5,7-8,11

    Matius 19:13-15

    BELAJAR DARI ANAK

    “Janganlah  menghalang-halangi mereka datang kepada-Ku, sebab orang-orang semacam itulah yang empunya Kerajaan Surga.” --- Matius 19:14

    KISAH YESUS memberkati anak-anak (Mat 19:13-15) dikisahkan juga oleh Markus 10:13-16) dan Lukas (18:15-17). Ini boleh dikatakan menunjukkan ada sesuatu pesan yang penting.

    Kanak-kanak di sini, katakan usia lima sampai sepuluh tahun. Dalam Kitab Talmud (Tradisi) dikatakan, ‘pada usia lima, anak siap mempelajari Kitab Suci, pada umur sepuluh tahun, siap untuk Mishnah (peraturan)”. Dalam tradisi Yahudi orang tua mewariskan iman kepada anak-anaknya dengan “menceritakan kepada anak cucumu bagaimana Aku mempermain-mainkan orang Mesir dan tanda-tanda mukjizat mana yang telah Kulakukan di antara mereka supaya kamu mengetahui, bahwa Aku-lah Tuhan” (Kel 10:2; 13:8; Ul 4:9).

    Bagi kita sekarang dalam mendidik dan membimbimg anak terasa jauh lebih menuntut, karena banyak permainan dari ‘dunia digital’ yang sangat menarik dan menggoda. Anak perlu kita perkenalkan dengan Tuhan sejak sedini mungkin dalam keluarga kita masing-masing. Perkembangan kepribadian dan imannya diteguhkan dalam Bina Iman Anak di Lingkungan atau Paroki. Ini semua lebih merasuk dalam hati anak kalau lewat teladan, contoh dan pengalaman. Kebiasaan orangtua mendoakan dan memberkati anak sebelum anak pergi ke sekolah, akan berkesan dan berdampak mendalam dalam diri anak-anak kita.

    Sebaliknya, anak-anak kita tidak hanya berfungsi sebagai ‘peserta didik’ saja, tetapi kita orangtua juga bisa banyak belajar dari mereka. Dalam hal ini Yesus bersabda “Orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Surga” (Mat 19:14). Dalam Markus dan Lukas dikatakan “Barangsiapa tidak menyambut Kerajaan Allah seperti seorang anak kecil, ia tidak akan masuk ke dalamnya” (Mrk 10:15; Luk 18:17).

    Umumnya sifat kanak-kanak itu ialah ‘polos dan lugu, tidak gampang mempercayai orang lain selain orangtuanya, tergantung dan mengandalkan orangtuanya dengan kepercayaan penuh’. Oleh karena itulah Yesus menjadikan anak-anak sebagai model yang patut dicontoh oleh kita yang dewasa dalam usia.

    Doa: Lindungilah selalu anak-anak kami lewat malaekat pelindung yang Engkau utus.

    Janji: Yesus “meletakkan tangan-Nya atas mereka dan mendoakan mereka (anak-anak)” --- Matius 19:13

    Pujian: Di beberapa paroki ada kebiasaan saleh. Setelah pelayanan komunio selesai atau hampir selesai, pastor yang memimpin Misa segera turun dan memberkati anak-anak yang hadir, satu persatu satu-satu.

    Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Copyright © 2007-2017 Badan Pelayanan Nasional, Pembaruan Karismatik Katolik Indonesia (BPK PKK).
versi archive 2007 link : www.karismatikkatolik.org/archived/