• Renungan Harian - Senin, 28 Agustus 2017

    Senin, 28 Agustus 2017

    St. Augustinus, UskPujG

    1 Tesalonika 1:21b-5,8b-8b-10

    Mazmur 149:1-6a,9b

    Matius 23:13-22

    PUJIAN DAN KECAMAN

    “Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, ...” --- Matius 23:13

    DALAM BACAAN pertama, surat kepada jemaat di Tesalonika yang pertama, Paulus memuji akan kebaikan yang dilakukan oleh jemaat di Tesalonika dalam rangka pewartaan Injil. Paulus telah melanglang buana mewartakan Injil. Banyak duka deritanya daripada sukanya (2 Kor 11:23-26). Maka Paulus sangat merasa terhibur oleh hidup iman jemaat di Tesalonika. Karena itulah Paulus mendoakan mereka dan memohonkan berkat bagi mereka.

    Tetapi kalau kita membaca Injil hari ini, kita menemukan sebaliknya. Yesus mengecam perlilaku dan pola hidup orang-orang Farisi dan ahli Taurat. Mereka ini seharusnya memberi teladan mengajak dan mendorong orang masuk surga, tetapi malah sebaliknya menghalang-halangi. Mereka hanya tahu mengajarkan hukum, tata peraturan Taurat, tetapi mereka sendiri tidak tahu dan tidak mau meakukannya. Apa yang dikecam Yesus itu mencerminkan hal sikap dan perilaku yang tidak berkenan pada Allah, dan juga sebenarnya tidaklah patut dilakukan oleh mereka sebagai pemuka agama.

    Bagaimana kita sendiri? Apa yang dapat kita lakukan? Apakah kita menjadi berkat bagi sesama kita atau sebaliknya? Apakah kita benar-benar membantu orang agar bisa masuk surga dan tidak menghalang-halangi dengan contoh dan teladan hidup kita.

    Hari ini kita peringati Santo Agustinus dari Afrika Utara. Dia model pribadi yang mengalami pertobatan total. Akhirnya, sebagai Uskup mampu mengantar banyak jiwa diselamatkan. Pengaruh tulisannya masih tetap berkumandang sampai sekarang.

    Doa: Ya Tuhan, seturut teladan Santo Agustinus, berilah aku semangat pertobatan yang radikal.

    Janji: “Barangsiapa bersumpah demi Bait Suci, ia bersumpah demi Bait Suci dan juga demi Dia, yang diam di situ” ---  Matius 23:21

    Pujian: Sebagai Uskup, Agustinus sangat memperhatikan umatnya, khususnya yang miskin. Ia mendirikan asrama dan rumah sakit pertama di Afrika.

    Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Copyright © 2007-2017 Badan Pelayanan Nasional, Pembaruan Karismatik Katolik Indonesia (BPK PKK).
versi archive 2007 link : www.karismatikkatolik.org/archived/