• Renungan Harian - Rabu, 6 September 2017

    Rabu, 6 September 2017

    Kolose 1:1-8

    Mazmur 52:10-11

    Lukas 4:38-44

    PEMBERITAAN INJIL KERAJAAN ALLAH

    “Juga di kota-kota lain Aku harus memberitakan Injil Kerajaan Allah sebab untuk itulah Aku diutus.” --- Lukas 4:43

    PEMBERITAAN INJIL Kerajaan Allah saat ini  berkembang dengan pesat di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Tentu saja hal ini tidak mungkin terjadi bila Roh Kudus tidak menyertai orang-orang yang diutus Allah. Siapakah orang-orang itu? Anda dan saya ... Kita semua adalah utusan-utusanNya dalam memberitakan Injil Kerajaan Allah.

    Bulan ini Bulan Kitab Suci. Sangat diharapkan kita lebih rajin membaca Kitab Suci, dan suatu ketika kita berani ikut mewartakannya. Paulus sang pewarta menulis “Injil itu berbuah dan berkembang di seluruh dunia, demikian juga di antara kamu sejak waktu kamu mendengarnya dan mengenal kasih karunia Allah dengan sebenarnya” (Kolose 1:6).

    Melalui kita semua yang telah mengenal Allah dengan kasih karunia-Nya yang begitu besar, Allah mengharapkan kita menghasilkan buah yang baik dalam kehidupan ini. Buahnya terwujud dalam  sikap dan  perbuatan yang benar dan penuh kasih, dengan tutur kata yang baik dan benar, dengan hati serta pikiran yang jujur dan bersih. Dengan demikian maka banyak orang dapat melihat dan merasakan dampak dari Injil yang diberitakan melalui kita semua yang telah dibentuk sendiri oleh Injil. Sangat disayangkan bila kita menjadi pemberita Injil Kerajaan Allah namun keadaan diri kita tidak layak dan tidak sesuai dengan Injil yang diberitakan.

    Pemazmur menulis “Tetapi aku ini seperti pohon zaitun yang menghijau di dalam rumah Allah, aku percaya akan kasih setia Allah untuk seterusnya dan selamanya” (Mzm 52:10). Itulah janji Allah, yang senantiasa melimpahkan kasih setiaNya selama hidup kita bila kita setia menghadirkan Injil Kerajaan Allah. Banyak orang akan diselamatkan karena tertarik dan mengagumi cara hidup kita yang baik dan benar sesuai perintah Allah dan cocok dengan harapan masyarakat.

    Kita semua, yang mendapat anugerah dan talenta dari Tuhan untuk memberitakan InjilNya, hendaknya memohon penyertaan Tuhan agar diberikan kekuatan mengatasi segala godaan dan mengolah tantangan hidup. Jangan sampai kita terlena dalam kelemahan sehingga Kerajaan Allah yang telah diberitakan oleh Yesus menjadi tidak berguna karena kecerobohan dan kelalaian kita dalam menjaga kekudusan hati, pikiran dan perbuatan.

    Yesus menyampaikan: “Di kota-kota lain Aku harus memberitakan Injil Kerajaan Allah sebab untuk itulah Aku diutus” (Luk 4:43). Demikian juga dengan kita yang telah mengenal Tuhan lebih dekat, hendaknya merasa wajib menjalankan tugas perutusan yang Dia percayakan, di mana dan ke mana pun kita ditempatkan dengan menghadirkan segala sesuatu yang baik sesuai kehendakNya. Sebab kita ini adalah utusan Injil Kerajaan Allah yang telah lebih dulu diberitakan Yesus kepada kita. (Lana)

    Doa: Tuhan Yesus, jagalah seluruh diriku agar tetap kudus di hadapanMu sehingga aku layak menjadi utusan Injil Kerajaan Allah.      

    Janji: “Tetapi aku ini seperti pohon zaitun yang menghijau di dalam rumah Allah, aku percaya akan kasih setia Allah untuk seterusnya dan selamanya” --- Mazmur 52:10

    Pujian: Seorang Bapa Rohani menasehati yang dibimbing: “Allah selalu memperlakukan Anda dengan baik dan penuh kasih maka Anda pun wajib memperlakukan orang lain dengan cara seperti itu.”

    Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Copyright © 2007-2017 Badan Pelayanan Nasional, Pembaruan Karismatik Katolik Indonesia (BPK PKK).
versi archive 2007 link : www.karismatikkatolik.org/archived/