• Renungan Harian - Selasa, 12 September 2017

    Selasa, 12 September 2017

    Nama SP Maria yang Tersuci

    Kolose 2:6-15

    Mazmur 145:1-3,8-11

    Lukas 6:12-19

    MELIBATKAN TUHAN DALAM SEGALA KEPUTUSAN

    “Yesus mendaki sebuah bukit untuk berdoa. Semalam-malaman Ia berdoa kepada Allah.” --- Lukas 6:12

    KELUARGA TONO menghadapi suatu pilihan: harus pindah dari rumah lama ke rumah baru! Mereka bingung. Mereka harus menjatuhkan pilihan antara dua kota! Kota yang mana yang menunjang pekerjaannya!? Dan keadaan finansial waktu itu belumlah mengizinkan untuk memilih lokasi rumahnya.

    Untung Tono pernah ikut kursus “Discernment”. Proses membuat keputusan di mana Tuhan dilibatkan. Tiap tahapan ia dari pertimbangan ‘untung-rugi’, ‘positif dan negatif’-nya, ia haturkan kepada Bunda Maria. Ia minta agar Bunda berkenan membawa pergumulannya kepada Yesus. Dalam suasana doa, di hadapan Yesus, merasa bimbingan Roh Kudus tentang arah pilihannya. Proses dan keputusannya ia persembahan kepada Allah Bapa, dalam perayaan Ekaristi. Akhirnya, ia merasa mantap akan pilihannya, karena itu yang ia rasa bahwa Tuhan memberi jalan keluar.

    Sebelum memilih dan menetapkan ke duabelas murid-murid-Nya, Yesus menyediakan waktu khusus untuk berdoa semalam suntuk. Ia mencari tempat yang tenang, sehingga Ia dapat berdoa dengan sungguh-sungguh. Yesus berdialog dengan Bapa-Nya sebelum mengambil keputusan penting dalam karya pelayanan kasih-Nya. Yesus melakukan suatu hal yang amat penting sebelum membuat suatu keputusan penting. Yesus merasakan bahwa Ia harus berkomunikasi dengan erat dengan Bapa-Nya. Yesus melibatkan Bapa dalam mengambil keputusan dan tindakan. Dan itu juga menjadi pegangan Tono dalam membuat keputusan sewaktu mau pindah rumah.

    Sebagai murid-murid Kristus, sebelum memilih sesuatu yang bermakna dalam perjalanan hidup, kita harus melakukan ‘discernment’, ‘seni memilih dan membuat keputusan, di mana Tuhan kita ikut sertakan. Ini kita lakukan dalam konteks berkomunikasi dengan Tuhan lewat doa. Mau tidak mau, doa-doa kita kepada Tuhan yang maha-pemelihara, didasari dengan iman serta penyerahan total kepada kehendak-Nya. Doa-doa kita dalam proses ini tidaklah hanya sekali, tetapi beberapa kali, baik doa lewat Bunda Maria maupun kita unjukkan dalam perayaan Ekaristi. Dan bila pilihan dan keputusan itu terus muncul dan tidak ada keraguan lagi, kita menerima itu dengan mantap sebagai jawaban Tuhan. Ia memberikan yang terbaik bagi kita. (Lisa)

    Doa: Bapa yang Mahabaik, aku datang kepada-Mu. Aku bersyukur karena Engkau tidak pernah membiarkan aku sendirian. Hadirlah di dalam setiap keputusan yang boleh kuambil, karena aku percaya Engkau pasti menuntunku.

    Janji: “Mereka datang untuk mendengarkan Dia dan untuk disembuhkan dari penyakit mereka; juga mereka yang dirasuki roh-roh jahat beroleh kesembuhan” --- Lukas 6:18

    Pujian: Santa Maria, terpujilah engkau. Engkau selalu setia mendoakan semua permohonan kami ke hadirat Puteramu, Tuhan Yesus Kristus.

    Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Copyright © 2007-2017 Badan Pelayanan Nasional, Pembaruan Karismatik Katolik Indonesia (BPK PKK).
versi archive 2007 link : www.karismatikkatolik.org/archived/