• Renungan Harian - Kamis, 21 September 2017

    ­­Kamis, 21 September 2017

    St. Matius, RasPenInj

    Efesus 4:1-7,11-13

    Mazmur 19:2-5

    Matius 9:9-13

    IKUTILAH AKU

    Yesus melihat seseorang bernama Matius duduk di rumah cukai. Lalu Ia berkata kepadanya “Ikutilah Aku!”. Maka berdirilah Matius lalu mengikuti Dia.” --- Matius 9:9

    KISAH PANGGILAN Matius ini juga terdapat dalam Injil Markus (2:13-17) dan Lukas (5:27-32), dengan beberapa variasi sedikit, sedang isi kisah semua sama. Matius patut menjadi teladan kita dalam hal menanggapi panggilan Yesus untuk menjadi murid dan rasul-Nya. Kalau dikatakan “mengikut Dia” selalu artinya menjadi murid Yesus. Menanggapi panggilan Yesus, Matius, anak Alfeus (Mrk 2:14) tidak hanya meninggalkan profesinya sebagai ‘pemungut cukai’ tetapi ia meninggalkan “segala sesuatu” juga (Luk 5:28). Secara total dan radikal ia menjadi ‘pewarta Injil” baik lisan maupun tulisan (Injil). Dialah yang mengabadikan amanat agung Yesus untuk meneruskan karya Yesus dengan mewartakan Injil, tidak hanya kepada orang Yahudi tetapi semua bangsa di seluruh dunia. “Pergilah dan jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak Roh Kudus; dan ajarilah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu! Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman” (Mat 28:19-20).

    Gagasan-gagasan pokok dalam Injil Matius yang ingin disampaikan kepada kita untuk diteruskan, ialah:

    • Perjanjian Lama menunjuk ke depan kepada Yesus, dalam Diri Yesus itu kehendak rencana Allah tergenapi;
    • Yesus adalah al Masih (Yang Terurapi), anak Allah dan anak Manusia, Raja yang dijanjikan oleh Allah;
    • Yesus baik memenuhi dan sekaligus menyempurnakan hukum yang diberikan Allah kepada umat Israel, lewat Musa;
    • Umat Allah ialah orang-orang yang menanggapi pesan Yesus.

    Sejauh mana iman kita akan Yesus  sebagai Utusan pilihan Allah dan  Juruselamat? Apakah kita juga cerdas menanggapi amanat agung Yesus, sebagaimana dilakukan oleh para rasul, dalam konteks kita di sini?

    Doa: Ya Yesus, jadikanlah aku penterjemah “Injil yang hidup” bagi sesamaku.

    Janji: “Yang Kukehendaki ialah belas kasihan dan bukan persembahan, karena Aku datang bukan untuk memanggil orang yang benar melainkan orang yang berdosa” --- Matius 9:13

    Pujian: Minggu pertama  September, Bulan Kitab Suci, dijadikan Minggu Kitab Suci Nasional. Sebagai bentuk Kerasulan tahun ini, diadakan Lomba “Family Bible” baik tingkat Paroki, tingkat Dekanat maupun tingkat Keuskupan di Keuskupan Agung Jakarta (KAJ).

    Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Copyright © 2007-2017 Badan Pelayanan Nasional, Pembaruan Karismatik Katolik Indonesia (BPK PKK).
versi archive 2007 link : www.karismatikkatolik.org/archived/