• Renungan Harian - Selasa, 26 September 2017

    Selasa, 26 September 2017

    St. Kosmas & Damianus, Mrt

    Ezra 6:7-8,12b,14-20

    Mazmur 122:1-5

    Lukas 8:19-21

    TERHIMPIT OLEH KERUMUNAN

    “Ibu dan saudara-saudara Yesus datang kepada-Nya, tetapi mereka tidaklah dapat mencapai Dia, karena orang banyak.”

    --- Lukas 8:19

    ORANG BANYAK menghalangi keluarga Yesus untuk mendekati-Nya. “Orang banyak’ di sini tentu berarti “kerumunan orang yang berdesak-desakan”. Dalam hidup kita sering kita merasa adanya ‘kerumunan yang berdesak-desakan’, juga dalam pikiran dan adanya jadual kegiatan kita. Rasanya kita terhimpit tak bisa bergerak bebas. Rasanya juga adanya banyak keperluan hidup yang menuntut kita, sampai-sampai seperti tidak bisa bernafas lagi. Kita merasa jauh di luar kerumunan dan hanya bisa ‘mengintip (Luk 8:20).

    Apa yang dapat kita lakukan sebelum kita terlindas oleh kerumunan kegiatan? Kita dapat mematuhi Yesus, mendengarkan sabda Allah dan melakukan sabda itu (Luk 8:21). Setiap pagi sesudah bangun, kita mempersembahkan kepada Tuhan hidup kita, fikiran dan rencana serta daftar kegiatan kita hari itu kepada Yesus. Dia tak pernah memberi tugas lebih dari waktu yang tersedia bagi kita. Yesus tak pernah memberi lebih pekerjaan, meski kita sadari itu pernah terjadi, tetapi itu semua kita sadari karena iman bukan karena melihat pekerjaannya (2 Kor 5:7). “Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apapun di bawah langit ada waktunya” (Pkb 3:1). Yesus memanggil kita. Ia mengutus kita untuk melakukan sesuatu yang ditugaskan-Nya untuk kita. Untuk  melaksanakan itu, Yesus memberi dan menyediakan cukup kekuatan kepada kita.

    Kita ingat, Ia berjanji: “Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan” (Mat 11:28-29).

    Daripada “kerumunan” menahan kita untuk dapat mendekat pada Yesus, justru Yesus-lah yang menahan kita dari kepungan  ’kerumunan’ hiruk-pikuknya hal-hal duniawi.

    Doa: Ya Yesus, relasi pribadiku dengan-Mu, menjauhkan kami dari himpitan ‘kerumunan’ apapun saja itu.

    Janji: “Para tua-tua orang Yahudi melanjutkan pembangunan itu dengan lancar digerakkan oleh nubuat nabi Hagai dan nabi Zakharia bin Ido” --- Ezra 6:14

    Pujian: Meski tidak wajib, hari ini kita kenang kakak beradik, Cosmas dan Damianus, keduanya martir. Mereka berkebangsaan Arab. Belajar kedokteran. Mereka mengabdikan kepandaian dan ilmu medis mereka untuk menolong yang sakit dengan gratis.

    Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Copyright © 2007-2017 Badan Pelayanan Nasional, Pembaruan Karismatik Katolik Indonesia (BPK PKK).
versi archive 2007 link : www.karismatikkatolik.org/archived/