• Renungan Harian - Senin, 16 Oktober 2017

    Senin, 16 Oktober 2017

    S. Hedwig, Biarw

    S. Margarita Maria Alacoque

    Roma 1:1-7

    Mazmur 98:1-4

    Lukas 11:29-32

    KUDENGAR NAMAKU DIPANGGIL

    ”Dari Paulus, hamba Kristus Yesus, yang dipanggil menjadi rasul dan dikuduskan untuk memberitakan Injil Allah.” --- Roma 1:1

    PAULUS BEGITU sadar akan dirinya, bahwa dirinya dipanggil menjadi “rasul” (Rm 1:1). Dia juga sangat sadar sewaktu menulis kepada umat di Roma,   “yang dipanggil untuk menjadi milik Kristus” (Rm 1:6); juga “dipanggil  dan dijadikan orang-orang kudus”, menerima “kasih karunia dan damai sejahtera dari Allah” (Rm 1:7).

    Bagi Umat Gereja Perdana kata “dipanggil” itu begitu penting dan bermakna, karena Gereja berarti : Umat Allah yang dipanggil untuk berkumpul. Bahasa Latin Gereja adalah “Eklesia” dari bahasa Yunani, dari akar kata “ek” dan “kaleo” yang berarti “dipanggil keluar dari dan untuk disatukan.” Umat Gereja Perdana sangat sadar bahwa dirinya sebagai “bangsa terpilih,” secara khusus dipilih. Mereka dipanggil untuk masuk ke dalam kasih Tuhan yang khusus atau spesial.

    Bila tiap orang itu spesial, maka tak ada satupun orang yang spesial lagi. Maka tak perlu kita merasa bahwa diri kita secara spesial dipilih, sebab Allah itu mengasihi semua saja dan siapa saja. Tetapi Tuhan itu tak terikat oleh pembatasan ini itu. Tuhan bisa saja mengasihi secara spesial tiap orang, dalam pengertian kasih-Nya itu sangat pribadi dan  hanya tertuju pada diri kita. Ia menjadikan kita-kita ini secara khusus. Ia mengenal diri kita benar-benar dan jauh lebih mengenal diri kita daripada diri kita sendiri. Tuhan mengenal dan mencintai kita tidak dengan kasih yang umum, tetapi Ia memanggil kita, mengenal kita mengasihi kita, masing-masing dengan nama kita sendiri-sendiri (Yes 10:30). Ia telah menghitung jumlah rambut yang ada di kepala kita (Mat 10:30). Ia mengenal berapa banyak tetesan air mata kita (Mzm 56:9). Tuhan benar-benar mengetahui dan peduli, sewaktu kita datang atau pergi (Mzm 139:3 dst).

    Setiap orang dari kita-kita ini dipanggil -- secara khusus, secara pribadi -- dipanggil karena cinta-Nya. Mari kita menghayati hidup ini dalam kasih cinta-Nya.

    Doa: Ya Bapa, aku bersyukur dan memuji-Mu sebab Bapa  mengasihiku secara pribadi.

    Janji: “Pada waktu penghakiman, orang-orang Niniwe akan bangkit bersama angkatan ini dan mereka akan menghukumnya. Sebab orang-orang Niniwe itu bertobat waktu mereka mendengarkan pemberitaan Yunus, dan sesungguhnya yang ada di sini lebih daripada Yunus" --- Lukas 11:32

    Pujian: Dari Santa Margaret Maria Alacoque, yang kita peringati hari ini,  kita mengenal ‘kebaktian kepada Hati Kudus Yesus.’

    Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Copyright © 2007-2017 Badan Pelayanan Nasional, Pembaruan Karismatik Katolik Indonesia (BPK PKK).
versi archive 2007 link : www.karismatikkatolik.org/archived/