• Renungan Harian - Senin, 12 Februari 2018

    Senin, 12 Februari 2018

    Yakobus 1:1-11

    Mazmur 119:67-68,71-72,75-76

    Markus 8:11-13

    MANFAAT PENCOBAAN

    “Saudara-saudaraku, anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan …” --- Yakobus 1:2

    BARU-BARU ini ada berita, bahwa Paus Fransiskus memberi koreksi dalam Doa Bapa Kami, yakni kalimat: “… dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan, …”. Diganti (tentatif) “Jangan biarkan kami masuk ke dalam pencobaan.”

    Komisi Liturgi di beberapar negeri, upama Perancis dan Italia, sudah mengubahnya. Karepa apa? Ini memberi kesan  pencobaan itu berasal dari Allah? Jelas tidak! Rasul Yakobus menegaskan “Apabila seorang dicobai, janganlah ia berkata : "Pencobaan ini datang dari Allah!" Sebab Allah tidak dapat dicobai oleh yang jahat, dan Ia sendiri tidak mencobai siapa pun” (Yak 1:13). Tetapi justru Allah turut bekerja saat kita mengalami pencobaan. “Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya” (1 Kor 10:13).

    Bila kita berserah kepada Allah sepenuhnya, maka pencobaan itu sebenarnya memiliki manfaat bagi perkembangan iman kita. Anggaplah pencobaan itu sebagai suatu ujian; bila kita tekun dan setia bertahan dengan terus berpegang pada kuasa-Nya, maka kita pun akan naik tingkat dan lulus ujian (Yak 1:2-4).

    Jadi kita perlu bersyukur atas berbagai hal yang kita alami dalam hidup ini, termasuk terhadap segala pencobaan atau masalah yang kita hadapi dalam hidup ini. Anggaplah pencobaan itu sebagai suatu sarana untuk menjadikan kita semakin kuat, tetapi tentu saja bukan dengan mengandalkan kemampuan diri kita sendiri, tetapi karena Allah kita selalu setia dan terus mendampingi kita serta memberikan jalan keluar yang terbaik. Percayalah Dia akan memberikan solusi terbaik, yang terjadi tepat pada waktunya. (DAG)

    Doa: Ya Allah, bimbinglah hamba-Mu yang lemah ini agar selalu berserah sepenuhnya kepada-Mu, terutama pada saat menghadapi berbagai pencobaan dalam hidup ini.

    Janji: “Biarlah kiranya kasih setia-Mu menjadi penghiburanku, sesuai dengan janji yang Kauucapkan kepada hamba-Mu” --- Mazmur 119:76

    Pujian: Santa Theresia dari Calcutta, engkau tetap teguh dalam menghadapi berbagai tantangan saat melakukan pelayanan bagi orang-orang marginal di Calcutta.

    Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

     

Copyright © 2007-2018 Badan Pelayanan Nasional, Pembaruan Karismatik Katolik Indonesia (BPK PKK).
versi archive 2007 link : www.karismatikkatolik.org/archived/