• Buah Karismatik


    Ditulis pada tanggal : Friday, 08 March 2013, 01:46 PM

    20 April 2008

    Setiap orang yang turut serta didalam Gerakan Pembaruan Karismatik Katolik akan mengalami banyak hal. Seperti Yesus mengingatkan kita, “Setiap pohon yang baik, pasti menghasilkan buah-buah yang baik” (Mat 7:17) 
    Buah yang baik yang dihasilkan misalnya: 

    A. MENEMUKAN PRIBADI YESUS YANG HIDUP 

    Gerakan Pembaruan Karismatik Katolik membantu setiap orang untuk menemukan pribadi Yesus yang hidup, yang dikenal sebagai Putera Tungggal Allah. Dengan Yesus, seorang Katolik dapat menjalin hubungan yang pribadi, sebagai Juru Selamat, Tuhan dan Perantara kepada Bapa. 
    Kita semua sadar bahwa “Hidup Kristiani adalah suatu perjumpaan; suatu identifikasi diri dengan Yesus yang telah bangkit hidup dan telah mengalami salib serta kematian” (La Ducumentation Catholique 1980 No. 1778) 
    B. SUKA BERDOA SECARA PRIBADI DAN DALAM PERSEKUTUAN 

    Buah dari Gerakan Pembaruan Karismatik Katolik adalah munculnya kerinduan untuk berdoa secara pribadi dan secara berkelompok didalam berbagai kesempatan. Ini merupakan ciri khas orang-orang yang telah mengalami hubungan yang pribadi dengan Yesus Kristus. 

    C. LEBIH MENCINTAI DOA LITURGI 

    Umat Katolik yang secara aktif mengikuti Gerakan Pembaruan Karismatik Katolik juga akan bertambah kerinduannya akan liturgi gereja, khususnya kepada Ekaristi. 
    Dengan dipimpin oleh Roh Kudus maka umat Katolik dapat lebih mencintai doa-doa liturgi untuk kemuliaan Tuhan Yesus. 

    D. CINTA AKAN SABDA ALLAH 

    Roh Kudus adalah pengarang dari Kitab Suci. Gerakan Pembaruan Karismatik Katolik menggugah umat Katolik untuk lebih rajin membaca Firman Allah secara pribadi maupun secara berkelompok. 
    Didalam berbagai Persekutuan Doa Karismatik Katolik, umat selalu membawa Alkitabnya untuk dibaca bersama dan direnungkan bersama. Begitu juga secara pribadi, umat menjadi lebih tekun dalam membaca Kitab Suci dirumah. 
    “Kita berbicara kepada Allah ketika kita berdoa, dan kita mendengarkan Allah pada waktu kita membaca Sabda-sabdaNya” (Dei Verbum n.25) 

    E. HIDUP DENGAN PERTOBATAN DAN PENGUDUSAN 

    Kepekaan terhadap kehadiran dan pekerjaan Roh Kudus, menghasilkan pertobatan sejati atau mentanoia kepada Kristus dan InjilNya. 
    Pertobatan dan pengudusan ini adalah sesuai dengan apa yang menjadi Firman Tuhan sejak dulu kepada Nabi Yeheskiel di Yeh 36:25-28. 
    Hasil pertobatan yang mendalam dan pengudusan diri ini tampak di semua lingkungan yang telah dihidupkan oleh Pembaruan Rohani yang berasal dari Gerakan ini. 

    F. MENGINGKARI DIRI 

    Roh Kudus adalah Roh Cinta Kasih di dalam Trinitas, yang bertugas mempersatukan pribadi-pribadi, menyebarluaskan cinta persaudaraan di dalam hati manusia dan membentuk komunitas sejati, dimana semua orang “menjadi sehati dan sejiwa” (Kis 4:32) 
    Persekutuan-persekutuan doa Karismatik Katolik tidak hanya diharapkan untuk menjalin hubungan yang pribadi dengan Yesus saja, tetapi juga untuk peka terhadap orang-orang miskin, orang-orang sakit dan orang-orang yang membutuhkan Firman Tuhan. 

    G. PERUBAHAN PROGRESIF DALAM HIDUP 

    Masa sekarang adalah masa dimana orang mencari-cari kenikmatan duniawi (hedonisme) dan tidak lagi memikirkan tuntunan Tuhan agar menjadi manusia yang lebih spirituil, seperti yang diingatkan oleh Rasul Paulus di Rom 12:1-2. 
    Roh Kudus melaksanakan pembaruan pikiran dan kelakuan dalam hidup mereka yang membiarkan dirinya dikuasai dan dituntun olehNya. Hanya rahmat Tuhanlah yang dapat merubah manusia duniawi menjadi manusia rohani. Hanya Roh Kudus yang dapat merubah hati yang keras menjadi hati yang taat. (Yeh 36:26) 

    H. BERTAMBAHNYA PANGGILAN UNTUK HIDUP RELIGIUS 

    Semangat misioner dan panggilan kepada imamat untuk hidup religius bertambah di negara-negara yang mengalami banyak Gerakan Pembaruan Karismatik Katolik. 
    Pertumbuhan panggilan in merupakan salah satu hasil paling meyakinkan dan penuh harapan dari Gerakan Pembaruan Karismatik. 

    I. DEVOSI KEPADA BUNDA MARIA 

    Seringkali ada persepsi bahwa Gerakan Pembaruan Karismati Katolik meninggalkan peran penting dari Bunda Perawan Maria. Sesungguhnya hal ini tidak benar, karena Roh Kudus banyak bekerja untuk dan melalui Bunda Maria. 
    Roh Kuduslah yang mempersiapkan Bunda Maria untuk melahirkan Yesus (bdk Luk 1:35-48); Roh Kuduslah yang memenuhi hati Maria dengan pujian dan syukur serta mendorongnya untuk menyanyi bagi Allah (bdk Luk 1:46-55);Roh Kuduslah yang menasehati Perawan Maria untuk menyimpan dengan setia di dalam hatinya kata-kata dan fakta-fakta mengenai kelahiran dan masa kanak-kanak Yesus (bdk Luk 2:19, 33, 51); Roh Kuduslah yang memberikan keberanian kepada Bunda Yesus untuk berdiri pada kaki salib Yesus, dan mendampingi Dia saat Yesus berkorban demi penebusan dosa manusia (Yoh 19:25); Roh Kuduslah yang hadir ketika Bunda Maria berdoa bersama murid-murid Yesus di hari Pentakosta (Kis 1:14) 

    J. LEBIH MENGHARGAI HIDUP SAKRAMENTAL 

    Gerakan Pembaruan Karismatik Katolik yang sejati juga membawa umat kepada penghargaan yang lebih besar terhadap hidup sakramental dan setiap perayaan liturgi. Karena dengan pembaruan ini maka umat bisa dengan lebih tekun mempelajari landasan teologis dan historis dari setiap perayaan gereja yang dilakukan sepanjang sejarah Katolik.

    K. KEKUATAN BARU UNTUK MENGINJIL 

    Perjumpaan yang pribadi dengan Yesus juga menumbuhkan suatu kerinduan untuk mewartakan Khabar Baik keselamatan kepada semua orang: Bahwa Kerajaan Allah telah datang bagi manusia didalam Yesus Kristus. 

Copyright © 2007-2017 Badan Pelayanan Nasional, Pembaruan Karismatik Katolik Indonesia (BPK PKK).
versi archive 2007 link : www.karismatikkatolik.org/archived/