• Temu Leader 2013 Menjadi Berkat Bagi Leader Muda Di 24 BPK

    Dear rekan muda,

    Temu Leader 2013 yang berlangsung sejak Jumat sore- Minggu Siang ( 19-21 April 2013)  diakhiri dengan Misa Penutupan oleh Rm. Jupo (Justinus Phoa) yang juga merupakan salah seorang peserta dari BPK Kupang.

    Selama acara ini, semua peserta (total 62 leader orang muda dari 24 BPK) memiliki passion yang luar biasa untuk terus setia mengikuti acara demi acara dan sesi demi sesi yang dibawakan secara luar biasa oleh Om Hardiman, Koordinator BPPG Keuskupan Agung Semarang Plus.
    Semua peserta mengikuti jadwal acara yang sangat padat ini dengan sangat setia, tertib dan disiplin dengan semangat, passion dan antusias yang tinggi (Thånk Yoù ya rekan2 semua...).

    Dari penyampaian para peserta saat mapping dan kondisi masing-masing BPK yang digelar saat Rapat Pleno yang  dilakukan selama 3X pertemuan, ternyata bahan yang diberikan dalam retret ini sangat menjawab kebutuhan dan kerinduan para leader muda dari daerah untuk mengerti hakekat PKK yang benar dan jenjang-jenjang  pembinaan yang ada di dalam PKK.
    Selama ini, sebagian besar dari mereka tidak mengetahui karena belum pernah mendapatkan pembinaan maupun pendampingan mengenai hal-hal tersebut.

    Banyak sekali dinamika luar biasa yang terjadi dalam acara Temu Leader kali ini, salah satunya adalah kehadiran salah seorang peserta dari BPK Kupang yang ternyata adalah seorang Romo bernama Rm. Justinus Phoa  (Romo Jupo) yang adalah Ketua Komisi Kepemudaan BPK Kupang.

    Seorang Romo yang terlihat masih sangat muda, ganteng, macho, berbadan kekar, potongan rambut cepak, berpakaian sangat cool ala orang muda spt bintang film Hollywood ini ternyata sudah berusia 56 thn dan sudah mengalami Pesta Perak ulang tahun Imamat ke 25 thn. Sangat luar biasa !!!

    Romo Jupo dalam sebuah kesempatan berbicara di awal-awal acara  mengungkapkan bahwa beliau awalnya tidak mau hadir karena beliau tidak suka dengan gerakan Karismatik Katolik karena beliau merasa bhw Karismatik Katolik spt gereja2 Kristen lainnya, tdk spt Katolik.
    Akan tetapi beliau terpaksa berangkat dan mengikuti Temu Leader ini karena  merupakan perintah langsung dari Bapa Uskup.

    Akan tetapi, setelah mengikuti dinamika yang ada, persepsi beliau perlahan tapi pasti mulai memudar dan digantikan dengan rasa bangga dan simpati kepada gerakan PKK ini.
    Bahkan saat memimpin Perayaan Ekaristi Hari Minggu Panggilan Sedunia, sekaligus menutup rangkaian acara Temu Leader 2013 ini, beliau menyatakan akan terus berada dan menjadi salah satu aktifis dalam gerakan PKK ini !!


    Sangat luar biasa dan sungguh menjadi berkat bagi kami kaum muda, khususnya untuk BPK Kupang karena muncul tambahan seorang Romo yang mempunyai hati untuk kaum muda sekaligus mau terlibat aktif dalam gerakan PKK.

    Yang juga menarik dalam pertemuan ini adalah peserta yang ada terlihat sangat kompak, sangat antusias, dan mempunyai passion yang tinggi untuk terus belajar, mau menempa diri dengan pengajaran-pengajaran dan pembinaan.


    Saya tanamkan visi bahwa mereka ini nantinya akan menjadi leader-leader muda masa depan yang menjadi berkat bagi gerakan PKK dan Gereja Katolik.

    Dalam acara ini bahkan semua peserta berkomitmen dan sepakat untuk senantiasa hadir apabila ada pembinaan dan pengajaran-pengajaran selanjutnya supaya apa yang sudah dimulai ini tidak sia sia dengan berganti-ganti peserta yang berakibat para leader muda tidak berkembang karena pengajaran dan pembinaan tidak pernah berkesinambungan (karena selalu berganti peserta).

    Komitmen yang luar biasa ini dinyatakan dengan akan mulai menyisihkan uang yang dipunyai untuk ditabung membeli tiket/biaya transportasi apabila ada pembinaan/pengajaran selanjutnya sehingga mereka tidak bergantung pada BPK nya (apabila BPK tdk mempunyai dana untuk mengirim mereka, bisa berangkat dengan biaya sendiri).


    Bagi saya pribadi, sungguh ini adalah sebuah hal yang sangat mengharukan dan membanggakan, akan tetapi sekaligus menjadi sebuah tantangan besar bagi Team Kepemudaan untuk bisa menyiapkan dan memberikan pembinaan dan pengajaran2 selanjutnya secara berkesinambungan dan berkelanjutan.

    Terima kasih kepada Om Hardiman yang sudah dengan sangat luar biasa membagikan pengajaran-pengajarannya  serta dengan setia selalu mendampingi kami di dalam acara Temu Leader ini. 
    Juga untuk pengorbanan beliau yang sudah merelakan diri untuk tidak mengikuti pesta ulang tahun salah seorang cucu karena beliau lebih memilih untuk dipakai menjadi kepanjangan tangan Tuhan Yesus untuk menjangkau dan mendampingi kami Orang Muda ini.

    Terima kasih untuk Rm Jupo yang sudah dengan sangat setia mau melibatkan diri untuk mengikuti setiap acara dengan antusias dan penuh cinta (termasuk saat harus menjadi 'tupai' pada acara ice breaking tanpa merasa malu dan ragu).


    Apa yang Romo sampaikan mengenai pengalaman Romo bersama gerakan PKK dalam kesempatan Temu Leader ini sungguh sangat menyemangati dan membanggakan kami.

    Juga pelukan dan pesan Romo supaya saya terus memperjuangkan dan mendampingi para leaders muda ini akan saya upayakan sebaik baiknya.
    Bravo Romo !!!

    Proficiat dan terima kasih untuk para sahabat rekan-rekan peserta yang telah bersusah payah mau memberikan dan mengorbankan waktu dan dirinya untuk hadir dengan sangat antusias dalam acara Temu Leader ini. 
    Saya sangat menghargai passion, antusiasme, semangat, dan komitmen rekan2 di acara ini.
    Sampai bertemu kembali dalam acara pembinaan dan pengajaran2 selanjutnya.
      
    Untuk Team Kepemudaan yang telah bersama2 bersusah payah mengupayakan yang terbaik untuk acara ini,
    You're so awesome ..
    Praise the Lord !!


    With love 
    Jungky Junanto
    Ketua Sie Kepemudaan BPN PKKI


Copyright © 2007-2017 Badan Pelayanan Nasional, Pembaruan Karismatik Katolik Indonesia (BPK PKK).
versi archive 2007 link : www.karismatikkatolik.org/archived/