• Youth Leadership Training Program - Bali 2013

    Dimulai hari Kamis 19 September 2013 pukul 16.00 WITA, sebanyak 74 leader muda dari 21 BPK (Badan Pelayanan Keuskupan) ditambah 3 orang Perwakilan dari komunitas PDMKK KKIHS Singapore berkumpul di Hotel Pop Jl. Teuku Umar  - Denpasar untuk mengikuti acara Youth Leadership Training Programyang dibawakan oleh brother Colin Calmiano dari Bangalore - India.

    Acara ini dibuka dengan Ice Breaking untuk menjalin keakraban antar peserta  dan kemudian dilanjutkan dengan Opening Speech yang dibawakan oleh Jungky Junanto sbg Ketua Sie Kepemudaan yang menyegarkan kembali ingatan para peserta bagaimana acara ini direncanakan dan diperjuangkan atas kesepakatan bersama saat Temu Leader 19-21 April 2013 di Puncak-Jakarta (dengan tema Back To Basic)  karena adanya kebutuhan dari para leader muda daerah yang sangat membutuhkan pengajaran2 mengenai Youth Leadership karena banyaknya leader muda yang muncul secara instant dan belum memperoleh pembekalan dan  pengajaran2 mengenai leadership.

    Dalam Opening Speech ini juga kembali diingatkan kpd peserta bahwa: “We are a Catholic Leader, not a tourist. So we are focusing our time to this Sessions, not for a vacation. When the world say that in Bali everyday is a holiday, we would say:in Bali everyday is a Holy Day.”

    Setelah Opening Speech yang hanya berlangsung singkat mengenai rules of the game yg disepakati selama acara berlangsung, acara dilanjutkan dengan Misa Pembukaan yang dipersembahkan oleh Romo Kristianus Ratu SVD dari Paroki Katedral Denpasar.

    Setelah makan malam, meskipun sebagian besar sudah terlihat mulai kelelahan (setelah menempuh perjalanan jauh berjam jam lamanya dari daerah asal masing2, bahkan ada beberapa peserta yang belum tidur karena perjalanan dimulai sejak hari Rabu malam), para peserta masih tetap bersemangat, membawa passionate, antusiasme, kebersamaan,dan disiplin yang tinggi terus  mengikuti Session 1:Leader As a Disciple yang dibawakan oleh brother Colin dengan sangat energik dan kadang diselingi dengan beberapa banyolan yang memancing tawa lepas para peserta yang sebenarnya sudah mulai teler ini.

    Dibuka dengan Misa pagi yang dipersembahkan oleh Romo Marcel Gede Myarsa PR dari Seminari Palasari yang meskipun sudah berumur 71 tahun tapi masih sangat berapi-api membawakan homilinya, hari kedua ini menjadi hari yang panjang dan sangat melelahkan   karena hari ini diisi dengan 5 sessions pengajaran yang diberikan terus menerus secara marathon ditambah session mengenai Warung Minat dari masing masing BPK.

    Adapun Sessions yang diberikan di hari kedua ini adalah:

    Session 2 : Leadership Types

    Session 3: Servant Leader

    Session 4: Small Group Discussion

    Session 5: Washing on The Foot

    Session 6: Pitfalls In Youth Leadership

    Salah satu yang cukup menarik adalah saat acara Pembasuhan Kaki, puluhan leader muda dari berbagai daerah saling membasuh kaki dan mendoakan rekan2 mereka sebagai perwakilan figur  untuk meminta pengampunan dan memberikan pengampunan kepada orang2 yang telah melukai mereka ataupun yg telah mereka lukai.

    Meskipun dinner hari ini baru dimulai pada pukul 20.00 dan session baru berakhir sekitar jam 22.00 lebih, para peserta tetap tekun mengikuti sesi terakhir hari ini dengan penuh semangat dan sukacita.

     

    Hari ketiga dibuka dengan Misa pagi yg masih dipersembahkan oleh Romo Marcel dan  dilanjutkan dengan sarapan pagi nasi bungkus ala Bali dimana nasi nya ada yang berwarna merah dan ada yang berwarna hijau pandan (seperti nasi uduk bungkus yang biasa dijadikan menu sarapan org2 di Jakarta).

    Selesai makan pagi yang menyita waktu 30 menit, para peserta mulai mengikuti sesi-sesi berikutnya, yaitu:

    Session 7 : Leader As a Sheperd

    Session 8: Setting Priorities And Goals

    Setelah makan siang, acara dilanjutkan dengan Rapat Pleno yang berjalan selama lebih dr 3 jam.

    Dalam Rapat Pleno ini dibahas hal2 sbb:

    ü  Program2 Kerja

    ü  Rencana Konvenas Muda Mudi V 2014 di Bandung dengan pembahasan sbb:

    • Tanggal sekitar 23-26 Oktober 2014
    • Tema dengan alternative:
      • “Jadikan Semua Bangsa Muridku”  - Mat 28:19
      • “Set your first love on fire” - Wahyu 2:4
      • “Extraordinary Generation”  - Yer 1:7
      • Workshops (alternative):
        • Apologetika
        • How To Run a Prayer Meeting
        • How to make your Prayer Meeting attractive
        • From Zero to Hero

    Tema ini untuk melanjutkan apa yang telah berjalan di Sie Kepemudaan selama 3 tahun terakhir yaitu orang muda yg berjuang untuk menjadi seorang Servant Leader (Tema Konvenas Muda Mudi IV: Be a Blessings Servant Leader), yang diperlengkapi dengan kesadaran terus menerus akan kasih mula mula (Tema Konvenas 2012: Kobarkan Kasih Yang Semula) dan pengertian yang mendalam mengenai arti sesungguhnya kehidupan dalam gerakan PKK (Tema Temu Leader 2013: Back To Basic) dan kemudian diperlengkapi kemampuan untuk menjadi leader yang baik (Youth Leadership Training Program, Bali September 2013) dan kemampuan untuk menjadi mentor dan spiritual director bagi komunitasnya masing2 (rencana pelatihan ke depan adl Mentoring untuk beberapa top leader yang mempunyai hati untuk terus memberikan diri dan hidupnya  bagi kemuliaan Allah).

    Dari apa yang dikembangkan selama 3 tahun belakangan ini, orang muda diingatkan supaya senantiasa menyalakan api cinta nya yang semula (Set Your First Love on Fire, Why 2:4) untuk menjadi generasi yg luar biasa (Extraordinary Generation, Yer 1:7) dan pada akhirnya berani memberikan dirinya untuk melaksanakan Amanat Agung Perutusan (Jadikan Semua Bangsa MuridKu, Mat 28:19).

    Demikian intisari pemikiran akan visi Sie Kepemudaan untuk tahun-tahun mendatang.

     

    Setelah Rapat Pleno, peserta bisa santai sejenak menikmati acara free time untuk beristirahat atau berjalan2 di sekitar tempat acara dan kembali berkumpul untuk makan malam dilanjutkan dengan Kebangunan Rohani Katolik (Mini KRK) yang diisi dengan pengajaran sesi terakhir Sessions 9: Power of The Holy Spirit.

    KRK dibuka dengan beberapa lagu pujian yang berjalan dengan sangat bersemangat dan meriah sampai Penyembahan yang berjalan dalam suasana sangat khidmat dan menyentuh. Sangat terasa bahwa kemuliaan Tuhan sungguh hadir menjamah setiap leader muda secara pribadi. Pelayanan Doa Pribadi yang diadakan juga sungguh menyentuh pribadi2 dan membawa banyak sekali sukacita dan kelegaan bagi masing2 peserta. Acara KRK ini sungguh berjalan secara luar biasa dan membuat para peserta merasa tidak rela saat acara harus berakhir karena waktu yang juga sudah larut malam… (hehehe… bukan krn  lebay tp memang itu ungkapan beberapa peserta kpd saya pribadi). Dan ini terbukti dengan masih bertahannya para peserta di tempat acara untuk ber-foto2 bersama dan ngobrol seru sampai larut malam.

    Hari terakhir dibuka dengan makan pagi nasi Bali yang sederhana dan dilanjutkan dengan session mengenai pentingnya MENTORING untuk masing2 komunitas orang muda (ini adalah sessions tambahan yang diminta oleh penulis kepada brother Colin Calmiano saat membicarakan visi dan arah Sie Kepemudaan saat acara Free Time sore harinya).

    Setelah session mengenai arti pentingnya Mentoring, peserta diajak untuk memasuki Warnasari yang lebih banyak membahas apa yg sudah dijalani selama 4 hari ini. Brother Agus sbg Ketua Sie Kepemudaan BPK Surabaya memberikan sharingnya bahwa apa yang dihasilkan dari raker sie Kepemudaan BPK Surabaya teryata sejalan dan searah dengan visi Sie Kepemudaan BPN. Mrk jg menyadari akan mendesaknya kebutuhan dan  arti pentingnya kemampuan untuk mencetak leader2 muda dengan kemampuan leadership yang baik dan bisa menjadi mentor dan pembimbing rohani bagi komunitasnya masing2. Apa yang didapatkan selama acara ini bisa menjawab salah satu kebutuhan Sie Kepemudaan BPK Surabaya selama ini.

    Dalam acara Warnasari ini, peserta bersepakat untuk melanjutkan pengajaran2 pembekalan untuk para leader muda ini, khususnya pengajaran mengenai Mentoring.Mereka juga menyatakan berani melangkah untuk berkorban dan bayar harga supaya tidak selalu bergantung pada BPN maupun BPK masing2. Sangat bersukacita rasanya mendengar respond, semangat, dan antusiasme yang sangat tinggi dari para leader muda daerah ini untuk semakin bertumbuh dalam pelayanan mereka.

    Sebelum acara Warnasari berakhir, brother Phakis mengusulkan supaya brother Colin Calmiano dan para peserta meluangkan waktu sebentar untuk mendoakan seluruh TeamSie Kepemudaan BPN atas semua yang telah dilakukan dalam usaha dan perjuangannya untuk terus memberikan visi, membekali dan memimpin para leader muda dari semua daerah ini. Acara Warnasari ditutup dengan doa penumpangan tangan oleh Colin dan para peserta untuk mendoakan Team Sie Kepemudaan BPN.

    Akhirnya Hari Minggu 22 September 2013 tepat jam 12.00 siang, acara Youth Leadership Training Program ini ditutup dengan perayaan Ekaristi yang dipersembahkan oleh Romo Domi. Secara spontan, Untuk memeriahkan perayaan Ekaristi yg menutup rangkaian acara selama 4 hari terakhir, rekan2 dari BPK Surabaya mempersembahkan tarian pengiring persembahan.

    Seusai perayaan Ekaristi, sekitar jam 13.30 WITA para peserta masih diberi kesempatan menikmati hidangan makan siang bersama berupa nasi dus dan kemudian mereka saling menyampaikan salam perpisahan satu sama lain karena harus kembali ke daerah masing2. Keceriaan dan sukacita merasakan kebersamaan berkumpul beberapa hari dengan rekan2 dari berbagai daerah digantikan dengan semangat untuk segera bertemu kembali untuk memperoleh pengajaran2 yang dibutuhkan untuk membekali para leader muda ini.

    I hope all of you becoming good servant leaders in youth ministries and give your whole life to the Glory of God…

    Finally, untuk semua yang boleh terjadi dan boleh kami alami selama 4 hari bersama2, pertama tama kami mengucapkan syukur dan terima kasih yang luar biasa kepada Tuhan Yesus atas semua rancanganNya yang luar biasa untuk kaum muda PKK di Indonesia inidan atas segala kemurahannya sehingga acara ini bisa berjalan dengan sukses.

    Kami mengucapkan terima kasih kepada om George Wangsanegara dan rekan2 pengurus  BPN PKKI untuk segala usaha, bantuan dan supportnya yang luar biasa untuk seluruh kaum muda di Indonesia. Juga kepada para donatur yang telah membantu, memberikan support dana yang luar biasa, dan senantiasa berdoa sehingga acara ini dapat terlaksana dengan baik. Tuhan yang membalas segala pelayanan mereka dengan berkat yg luar biasa.

    Kami juga mengucapkan terima kasih dan syukur kami atas kehadiran, kebersamaan, dan berkat yang luar biasa yang diberikan oleh Brother Colin Calmiano kepada kami semua. Kami berdoa untuk keluarga, pray for Michael, his lovely and special son, dan kami juga berdoa untuk pelayanan brother colin yang sangat luar biasa dan telah sangat memberkati orang muda. We love all of you ‘bro… God loves u full..

    Untuk  brother Phakis yang telah meluangkan waktu dan menjadi berkat untuk menterjemahkan setiap kata yang disampaikan oleh brother Colin, Team Bali yang telah membantu kami semua dalam tugas2 multimedia dan liturgi, untuk Team Sie Kepemudaan yang telah bekerja keras mempersiapkan acara ini dan untuk kita semua yang hadir, tiada kata yang dapat diucapkan selain: Praise God to make us as Your disciple and sent us to become blessings to the youth. You’re so awesome.

    Selamat jalan sahabat-sahabat ku.. jadilah berkat dimanapun kalian berada. God bless u all…

     

    Jungky Junanto
    Ketua Sie Kepemudaan BPN PKKI

     

     

     

     

     

Copyright © 2007-2017 Badan Pelayanan Nasional, Pembaruan Karismatik Katolik Indonesia (BPK PKK).
versi archive 2007 link : www.karismatikkatolik.org/archived/