• Renungan Harian - Selasa, 31 Januari 2017

    Selasa, 31  Januari 2017

    St. Yohanes Bosko                

    Ibrani 12:1-4

    Mazmur 22:26-28, 30-32

    Markus 5:21-43

    YUK BERLOMBA TERUS! 

    “Karena kita mempunyai banyak saksi, bagaikan awan yang mengelilingi kita, marilah kita menanggalkan semua beban dan dosa yang begitu merintangi kita, dan berlomba dengan tekun dalam perlombaan yang diwajibkan bagi kita.” --- Ibrani 12:1

    MENGHAYATI HIDUP Kristiani digambarkan oleh Paulus sebagai suatu perlombaan lari (Gal 5:7; Flp 2:10). Dan juga Kitab Ibrani, dalam ayat terkutip, menyebut yang sama.

    Bagaimana kita sendiri? Sudahkan kita berlomba lari berpuluh-puluh kilometer selama  bertahun-tahun ? Mungkin kita lari cepat seperti kuda, mungkin lambat seperti  kura-kura, tetapi bagaimanapun kita ikut lari! Mungkin sekarang kita tergoda untuk berhenti berlomba lari. Kasih Kristus telah lama mendorong kita, mungkin sekarang telah menjadi tidak begitu kuat lagi mendorong kita (2 Kor 5:14). Mungkin  kita tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi. Yang jelas  kita semakin lambat dan akan berhenti. Rasanya kita tak dapat lagi melangkah maju. Mengapa kita tidak dapat bertahan untuk lari terus?

    Bagaimana caranya? Mari kita fokuskan tatapan mata hidup kita hanya pada Yesus. “Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yesus, yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan, yang dengan mengabaikan kehinaan tekun memikul salib ganti sukacita yang disediakan bagi Dia, yang sekarang duduk di sebelah kanan takhta Allah.” (Ibr 12:2). Angkatlah wajahmu dan tataplah Yesus di Salib, pada Yesus yang bertahta di Surga. Dia-lah yang menarik kita kepada Diri-Nya (Yoh 12:32). “Jangan takut. Percaya saja!” (Mrk 5:36). “Orang-orang yang menanti-nantikan Tuhan mendapat kekuatan baru. Mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya. Mereka berlari dan tidak akan menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah” (Yes 40:31).

    Yesus-lah sumber kekuatan kita. Kita bisa mendapat kekuatan dari-Nya untuk apa saja.

    Doa: Ya Yesus, perkenankan aku mulai meneruskan lomba lari dengan kekuatan baru dari-Mu!

    Janji: “Dengan mengabaikan kehinaan tekun memikul salib ganti sukacita yang disediakan bagi Dia, yang sekarang duduk di sebelah kanan takhta Allah. Ingatlah selalu akan Dia, yang tekun menanggung bantahan yang sehebat itu terhadap diri-Nya dari pihak orang-orang berdosa, supaya jangan kamu menjadi lemah dan putus asa.” --- Ibrani 12:2-3

    Pujian: Gereja selalu lebih memilih memperhatikan pendampingan anak-anak mudanya, karena mereka harapan masa depan Gereja. Ini sudah dirintis oleh Santu Yohanes Bosko. Tak lupa orang kudus ini bukan sekedar mendampingi tetapi juga mendisiplinkan mereka. Anak-anak muda asuhannya dibekali dengan pelbagai keterampilan kerja, mendidiknya agar anak muda sukses di dunia dan juga dalam hidup dalam Roh Kudus.

    Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Copyright © 2007-2017 Badan Pelayanan Nasional, Pembaruan Karismatik Katolik Indonesia (BPK PKK).
versi archive 2007 link : www.karismatikkatolik.org/archived/