• Renungan Harian - Jumat, 17 Februari 2017

    JUMAT, 17 Februari 2017

    Kejadian 11:1-9

    Mazmur 33:10-15

    Markus 8:34--9:1

    SYARAT MENJADI MURID YESUS

     “Barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku dan karena Injil, ia akan menyelamatkannya.” --- Markus 8:35

    MULA-MULA Umat Gereja Perdana merupakan ‘gerakan rohani’ dalam agama Yahudi. Mereka merasa sebagai bagian dari Umat tetapi penghayatan imannya secara baru. Mereka membentuk ‘persekutuan-persekutuan’. Dan baru di Antiokhia-lah kelompok persekutuan yang semakin menjauh dari praktek agama Yahudi dan menyendiri itu, dikenal sebagai ‘Kristiani’ (Kis 11:26). Lahirlah komunitas Kristiani.

    Tetapi sewaktu Yesus masih hidup telah menentukan syarat-syarat-Nya untuk menjadi pengikut-nya: "Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku” (Mrk 8:34)

    Yang menjadi alasan :

    • “Siapa yang mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya; tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku dan karena Injil, ia akan menyelamatkannya” (Mrk 8:35).

    • “Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia, tetapi ia kehilangan nyawanya. Karena apakah yang dapat diberikannya sebagai ganti nyawanya?” (Mrk 8:36-37).

    Dan bagaimana  tanggapan dan sikap kita?

    • Apakah kita siap mengangkat dan memanggul salib kita?

    • Apakah kita malu mengakui iman kita akan Yesus? Malu akan Injil-Nya?

    • Salib bisa berarti penolakan dari sesama di masyarakat, kegagalan dalam ujian atau bekerja meniti karir, atau sakit penyakit yang kita derita.

    Untuk itu semua, kita perlu membuka diri bagi Roh Kudus, Roh Yesus sendiri. Dia-lah yang akan menjadi ‘penolong’ dan ‘penyemangat' kita agar tidak takut dan tidak gentar.

    Doa: Tuhan, pengasih dan penyayang, jadilah cahaya dalam kegelapan bagi kami karena kami ingin tetap setia pada-Mu.

    Janji: “Sebab barangsiapa malu karena Aku dan karena perkataan-Ku di tengah-tengah angkatan yang tidak setia dan berdosa ini, Anak Manusiapun akan malu karena orang itu apabila Ia datang kelak dalam kemuliaan Bapa-Nya, diiringi malaikat-malaikat kudus" --- Markus 8:38

    Pujian: Dalam upacara Baptis atau Pembaruan Janji Baptis, setelah kita ‘menyatakan penolakan akan setan’ dan ‘pernyataan iman’, imam menerima pernyataan kita itu lalu berujar “Inilah Iman kita. Inilah Iman Gereja yang kita akui dengan bangga, dalam Kristus Yesus, Tuhan kita. Dan kita menjawab dengan lantang: “Amin.”

    Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Copyright © 2007-2017 Badan Pelayanan Nasional, Pembaruan Karismatik Katolik Indonesia (BPK PKK).
versi archive 2007 link : www.karismatikkatolik.org/archived/