• Renungan Harian - Jumat, 7 April 2017

    Jumat, 7 April 2017

    Yeremia 20:10-13

    Mazmur 18:2-3a,3bc-4,5-6,7

    Yohanes 10:31-42

    “SIAPAKAH AKU INI”? 

    “Jawab orang-orang Yahudi itu: ... Engkau menghujat Allah dan karena Engkau, sekalipun hanya seorang manusia saja, menyamakan diri-Mu dengan Allah." --- Yohanes 10:33

    DALAM INJIL YOHANES, Yesus menyatakan Diri sebagai Allah, “Aku dan Bapa adalah satu." (Yoh 10:30). Yesus menggunakan ungkapan “Akulah Dia” (Joh 8:24, 28, 58). Ungkapan itu dipakai oleh Musa yang mengartikan  sebagai ‘Nama Allah” sendiri (Kel 3:14).

    Sewaktu para pemimpin Yahudi menuduh Yesus menyamakan Diri-Nya sebagai Allah, Yesus sebenarnya diperkenalkan dalam waktu yang tepat Siapa Dia itu sesungguhnya (Yoh 10: 33). Hidup Yesus dalam bahaya. Mereka mengambil bebatuan guna melempari-Nya (Yoh 10: 31). Sebenarnya Yesus juga bisa berucap, “Sabar, tenang, saudara! Jangan lempari Aku dengan batu. Aku sama sekali tidak bermaksud bahwa Aku benar-benar Allah”. Di sini, Yesus tidak hanya tidak mau menarik kembali kata-kata-Nya, bahwa Diri-Nya Allah, tetapi sebaliknya Dia malahan menekankan pernyataan-Nya bahwa Diri-Nya Allah, dengan bukti dari apa yang Ia lakukan dan perbuat, dari Iman-Nya, dari Kepatuan-Nya dan dari kenyataan bahwa Dia diutus oleh Bapa ke dunia ini (Yoh 10:34-38). 

    Ia menyatakan Diri sebagai Anak Allah – berarti Ia menyatakan kesamaan-Nya (Yoh 10: 33). Akhirnya Yesus mendukung ‘klaim’-Nya itu dengan membuat tanda dan mukjizat yang hanya Allah-lah yang bisa melakukannya. Akhirnya Yesus dengan berani menanggung pernyataan ‘klaim’-Nya dengan memberikan hidup-Nya daripada Diri-Nya menyangkal Jati-Diri-Nya sebagai Allah.

    Dan sekarang keputusan ada di tangan  kita-kita. Dengan jelas Ia menyatakan Diri-Nya sebagai Allah. Dan Dia bertanya kepada kita masing-masing “Apa katamu:  Siapakah Aku ini?” (Mat 16:15). Saat ini kita memasuki Pekan Suci. Mari merenung dan bersiap-siap memberi jawaban atas pertanyaan itu!

    Doa: Ya Yesus, semoga aku tak akan pernah mengurangi apapun dari apa yang Engklau sabdakan. Tolonglah diriku untuk percaya Siapa Diri-Mu sebagai mana Dikau sendiri menyatakan Jati Diri-Mu, semoga akau patuh dan menyembah-Mu sepantasnya.

    Janji: “Terpujilah Tuhan, seruku; maka akupun selamat daripada musuhku” ! --- Mzm 18:4

    Pujian: Dalam buku orang kudus, tanggal 7 April peringatan, Santo Yohanes Baptista de la Salle (†1719). Dia pelopor mendirikan Sekolah Pendidikan Guru untuk kaum miskin.

    Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Copyright © 2007-2017 Badan Pelayanan Nasional, Pembaruan Karismatik Katolik Indonesia (BPK PKK).
versi archive 2007 link : www.karismatikkatolik.org/archived/