• Renungan Harian - Kamis, 13 April 2017

    Kamis, 13 April 2017

    Kamis Putih – Pagi Misa Krisma; Malam: Perjamuan Kudus

    Keluaran 12:1-8,11-14

    Mazmur 116:12-13,15-16bc,17-18

    1 Korintus 11:23-26

    Yohanes 13:1-15

    JADILAH ‘TABERNAKEL’ YANG HIDUP

    "Inilah tubuh-Ku, yang diserahkan bagi kamu; perbuatlah ini menjadi peringatan akan Aku!" --- 1 Korintus 11: 24

    SAAT INI Hidup Umat beriman dalam hal ber-Ekaristi –lewat Meja Sabda dan Meja Perjamuan- jauh berbeda dengan pola hidup menggereja 20 tahunan yang lalu. Sekarang sudah ada 25 lebih buku-buku renungan Katolik. Ada yang  menyatu dengan buku Misa lengkap dengan bacaannya dan doa-doanya. Ada yang diterbitkan untuk sepanjang tahun, ada yang untuk nam atau tiga bulanan dan lebih banyak lagi yang terbit bulanan, seperti buku renungan ini “Satu Perjamuan-Satu Jemaat” (SP SJ) ini.

    Selain renungan berujud buku-buku, sekarang sudah menjamur renungan harian dalam bentuk digital, disebarluaskan lewat WA, selain tertulis juga sudah ada yang diperdengarkan baik Alkitab lengkap maupun Renungan harian. Semua itu  mendukung umat menghayati hidup berpusat pada doa pribadi, Sabda dan Ekaristi.

    Kekhasan buku renungan SPSJ ini, selain semakin akrab dengan Sabda Allah, ialah mendorong Umat untuk sesering mungkin menghadiri parayaan Eakristi. Puji Tuhan kalau bisa tiap hari, paling sedikit sekali seminggu selain hari Minggu. Harapannya ialah agar sebanyak mungkin umat menjadi “Tabernakel” hidup yang berjalan menjadi Garam dan Terang (Mat 5: 13-14), juga untuk merasuki masyarakat yang dicemari oleh pola hidup dengan budaya maut dan ‘narkoba’ serta korupsi, dengan nilai-nilai Injil.

    Jadikanlah “Ekaristi” yang pertama dan utama. Seandainya kita jatuh dalam dosa, jangan biarkan setan merebut kegembiraan ber-Ekaristi. Dengan rahmat Allah, ampuni dan rukun kembali-lah ! (Mat 5: 23-24). Saat menyambut darah dan tubuh Kristus, persembahkanlah ’tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah’ (Rm 12:1). Demi Ekaristi yang kita rayakan sesering mungkin itu, kita lengkapi dengan laku tapa dan matiraga. Juga ada karena anugerah istimewa pada umat menjadi martir demi Ekaristi ! Sering kunjungi Yesus dalam Hosti Kudus yang ada dalam Tabernakel Gereja. Hadiri Adorasi bila diselenggarakan. Rasa cinta dan hormat akan Yesus dalam Ekaristi bisa kita ujudkan dalam menyuci  kaki Yesus dan melayani-Nya dalam diri orang-orang yang paling hina yang ada  dalam keluarga,  komunitas maupun masyarakat.

    Doa: Bapa, utuslah Roh Kudus untuk mengajar kami berdoa dalam Ekaristi.

    Janji:Hari ini akan menjadi hari peringatan bagimu. Kamu harus merayakannya sebagai hari raya bagi TUHAN turun-temurun. Kamu harus merayakannya sebagai ketetapan untuk selamanya.” --- Keluaran 12:14

    Pujian:”Sakramen yang sungguh agung, mari kita muliakan, Surut sudah hukum lampau, tata baru tampillah. Kar’na indra tidak mampu, iman jadi tumpuan” dari Mari Kita Memadahkan,  (PS 501)

    Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Copyright © 2007-2017 Badan Pelayanan Nasional, Pembaruan Karismatik Katolik Indonesia (BPK PKK).
versi archive 2007 link : www.karismatikkatolik.org/archived/