• Renungan Harian - Jumat, 21 April 2017

    Jumat, 21 April 2017

    Kisah Para Rasul 4:1-12

    Mazmur 118:1-2, 4, 22-27a

    Yohanes 21:1-14

    HIDUP  TANPA  KRISTUS

    Kata Simon Petrus kepada para rasul lainnya “ Aku pergi menangkap ikan!” --- Yohanes 21:3

    TIGA KALI Petrus menyangkal Kristus. Mungkin menurut pendapat orang apa yang dilakukan Petrus adalah dosa besar. Tetapi sewaktu Petus memutuskan untuk kembali ke pola hidup lama, yaitu menangkap ikan, sebenarnya di sini Petrus melakukan dosa yang paling serius. Petrus bertindak seakan-akan belum pernah berjumpa dengan Yesus. Ia kembali ke zaman sebelum ‘Masehi’, kembali ke kebiasaan lama seperti biasanya dulu, ke suatu situasi dan keadaan tanpa Kristus.

    Sewaktu Yesus kembali mendapat perhatian dari Petrus, Ia menariknya kembali. Sampai tiga kali Yesus menanyakan kepada Petrus apakah Petrus menaruh kasih kepada Diri-Nya (Yoh 21:15-17). Yesus sekali lagi memanggil Petrus untuk mengikuti-Nya (Yoh 21:19). Petrus bertobat kembali. Dan pertobatan ini bukan suatu peristiwa yang masih akan diselingi dengan dosa-dosa lagi. Tidak. Pertobatannya di sini suatu persiapannya untuk menerima pencurahan Roh Kudus di hari agung Pentakosta.

    Dan kita? Apakah kita baru memulai merayakan dan menyaksikan peritiwa Kristus bangkit? Atau Paskah telah berlalu begitu saja, sebab tiada persiapan untuk itu. Apakah kegiatan hari-hari kita tanpa memperhitungkan prioritas kita dalan tugas perutusan pewartaan? Bila ya, mari kita bertobat! Tak akan pernah terlambat untuk bertobat – merubah haluan hidup!

    Pentakosta adalah bagi Petrus-petrus, yakni yang mempersiapkan diri dengan bertobat. Dan ada kebangkitan hidup bagi orang-orang yang menerima curahan Pentakosta.

    Doa: Bapa, jadikanlah kami saksi bagi Putera-Mu, apapun resikonya.

    Janji: Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan."—Kisah 4:12

    Pujian: Umumnya Stasi Jalan Salib sampai ke 14, Yesus dikubur. Beberapa tahun akhir-akhir ini, sudah ada kebiasaan Stasi sampai ke-15, yakni Kubur Kosong – Yesus telah bangkit.

    Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Copyright © 2007-2017 Badan Pelayanan Nasional, Pembaruan Karismatik Katolik Indonesia (BPK PKK).
versi archive 2007 link : www.karismatikkatolik.org/archived/