• Renungan Harian - Rabu, 26 April 2017

    Rabu, 26 April 2017

    Kisah Para Rasul 5:17-26

    Mazmur 34:2-3, 4-5, 6-7, 8-9

    Yohanes 3:16-21

    LEPAS DARI PENJARA MENJADI ORANG BERBAHAYA

    "Kami mendapati penjara terkunci dengan sangat rapihnya dan semua pengawal ada di tempatnya di muka pintu, tetapi setelah kami membukanya, tidak seorangpun yang kami temukan di dalamnya." ---- Kisah 5:23

    DEWAN PENGADILAN (Sanhedrin) Yahudi mengira bahwa para rasul masih terkunci di dalam tahanan. Ternyata mereka berada di Bait Suci dan berkotbah, beritakanlah seluruh firman hidup itu kepada orang banyak."

    Di negeri Amerika Serikat doa dan pelajaran agama di ruang kelas di sekolah dilarang. Seolah-olah ini seperti apa yang terjadi di awal pewartaan “para rasul dipenjarakan dan dilarang mengajar”. Apa yang terjadi di sekolah-sekolah itu? Para pimpinan sekolah dan guru lebih mematuhi Allah daripada manusia (Kis 5:29). Keadaannya seperti apa yang dialami Paulus di Roma. Dengan terus terang tanpa rintangan apa-apa ia memberitakan Kerajaan Allah dan mengajar tentang Tuhan Yesus Kristus” (Kis 28:31).

    Keadaan di negeri kita lain. Kita masih bebas untuk memperdalam perkenalkan Kristus dan Gereja pada Umat. Kita masih bebas mewartakan Injil kepada orang-orang yang ingin mengenal Yesus, meski kita tetap perlu menghormati kekebasan orang untuk memilih keyakinan.

    Di dunia Bartat, umumnya mereka menganut pandangan ‘sekuler’ – keyakinan itu urusan pribadi. Maka mereka mengira umat kristiani sudah berada dalam ruang tahanan. Sebagian umat  dipenjara, sebagian lagi merasa seolah-olah dipenjara, dan sebagian lagi membiarkan Tuhan membebaskan mereka secara diam-diam.

    Saat Yesus bangkit dari orang mati, keluar dari kubur, sebagian umat kristiani merasa telah dibebaskan tak lagi di bawah genggaman musuh, tetapi mereka terus bergerak maju. Lihat dan pandangalah! Ada sebagian umat Kristiani diam-diam terlepas dari tahanan. Tuhan telah membebaskan mereka. Dan dengan kesaksian hidup mereka ini, mereka menjungkirbalikkan nilai-nilai duniawi. Mereka dengan gagah berani menjadi saksi-saksi Kebangkitan Kristus. Mereka akan menyalakan api penginjilan di bumi ini (Luk 12:49). Lihat dan perhatikanlah. Beberapa umat kristiani telah dapat lolos dan keluar dari tahanan. Mereka sekarang telah siap dan mempersiapkan diri. Mereka-mereka bisa menjadi ‘orang-orang berbahaya’! Api evangelisasi telah disulut!

    Doa: Bapa, jadikalah kami-kami ini suatu ancaman bagi si iblis!

    Janji: “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.” --- Yohanes 3:16

    Pujian: Lewat Retret Penutup Seminar Hidup dalam Roh, Rohnya telah dibebaskan dari  penjara iblis selama 25 tahun.

    Penanggung Jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Copyright © 2007-2017 Badan Pelayanan Nasional, Pembaruan Karismatik Katolik Indonesia (BPK PKK).
versi archive 2007 link : www.karismatikkatolik.org/archived/