• Renungan Harian - Selasa, 2 Mei 2017

    Selasa, 2 Mei 2017

    S. Atanasius, UskPujG

    Kisah para Rasul 7:51--8:1a­

    Mazmur 31:3-4,6-8,17,21

    Yohanes 6:30-35

    BERSEMANGAT "MAGIS"

    "Tanda apakah yang Engkau perbuat, supaya dapat kami melihatnya dan percaya kepada-Mu? Pekerjaan apakah yang Engkau lakukan?” --- Yohanes 6:30

    PEKERJAAN APAKAH yang Engkau lakukan? Itu yang ditanyakan orang-orang Farisi kepada Yesus. Jawabanya, bukan ‘Apa’ yang dilakukan tetapi ‘Siapa Diri-Nya’! “Akulah roti hidup, barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan lapar lagi” (Yoh 6:35).

    Hidup di dalam Yesus Kristus yang pertama bukanlah apa yang kita lakukan, tetapi ‘siapa diri kita’ di dalam Yesus. Stephanus martir pertama. Adalah seorang pekerja  keras  yang sukses, berhasil dalam menangani beberapa masalah. Tetapi dia lebih dikarunia talenta dalam berkotbah dan penginjilan. Dalam hal ini Stephanus sama sekali tidak mempedulikan pekerjaan baik yang ia lakukan terus, tetapi yang pertama dan utama ialah ‘menjadi murid Yesus’, meski apa yang dilakukan dan diperbuat yang baik di dunia ini harus diakhiri dengan kematiannya, sebagai martir pertama dalam Gerja Perdana.

    Bila kita lebih menekankan apa jati diri ini lebih dari apa yang kita lakukan, ini sama sekali tidak membuat pekerjaan kita menjadi kurang berarti, justru sebaliknya menjadi lebih penting dan bermakna. Kerja atau karya adalah ujud ungkapan diri kita, siapa kita, dalam Yesus, ini justru menjadi sangat penting di dunia ini. Bila kita memusatkan perhatian kita sebagai anak-anak Allah, kita adalah pekerja-pekerja Allah; teman sekerja untuk Kerajaan Allah, kata Paulus kepada umat di Kolese (Kol 4:11). Ini sesuatu yang indah sekali dan amat mengagumkan.

    Dalan Masa PaskaH ini, pekerjaan kami bangkit dari kematian kesombongan kami, dari cinta-diri dan dari sifat kerakusan kami. Kita bekerja dan bekerja lebih giat lagi, supaya umat dan masyarakat semakin adil dan semakin beradab, berkat jati-diri kita dalam Kristus yang bangkit mulia.

    Doa: Bapa ajarilah diriku menjadi apa yang seperti Engkau inginkan. Semoga semua pekerjaanku ini timbul dari  diriku itu yang berada Diri-Mu.

    Janji: “Akulah roti hidup; barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan lapar lagi, dan barangsiapa percaya kepada-Ku, ia tidak akan haus lagi” --- Yohanes 6:35

    Pujian: Santo Athanasius (297-373), Uskup Alexandria Mesir, gigih membela ajaran ke-ilahian Yesus Kristus, meski ia dibuang dari Alexandria selama 17 tahun.

    Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Copyright © 2007-2017 Badan Pelayanan Nasional, Pembaruan Karismatik Katolik Indonesia (BPK PKK).
versi archive 2007 link : www.karismatikkatolik.org/archived/