• Renungan Harian - Jumat, 5 Mei 2017


    Ditulis pada tanggal : Thursday, 04 May 2017, 03:13 AM

    Renungan Harian - Jumat, 5 Mei 2017

    Jumat, 5 Mei 2017

    Kisah para Rasul 9:1-20

    Mazmur 117:1,2

    Yohanes 6:52-59

    MENDAPATKAN HIDUP YANG KEKAL

     “Inilah roti yang telah turun dari sorga, bukan roti seperti yang dimakan nenek moyangmu dan mereka telah mati. Barangsiapa makan roti ini, ia akan hidup selama-lamanya." --- Yohanes 6:58

    UMAT ISRAEL selama 40 tahun di padang gurun selalu mendapatkan makanan, berupa manna yang diberikan Allah setiap hari. Manna ini tidak dapat disimpan, mereka cukup mengambilnya untuk makanan hari tersebut, karena tidak lama kemudian ia akan rusak. Dan orang yang memakan manna tersebut juga segera akan lapar lagi, sehingga esok hari mereka perlu mengambilnya lagi. Hal yang sama juga kita alami sebagai manusia, yang membutuhkan makanan setiap hari.

    Bila kita memakan roti kehidupan, yaitu Tubuh Tuhan Yesus sendiri, maka kita tidak akan lapar lagi. Dalam hal ini memang bukan dalam arti harafiah, kita memakan hosti suci (Tubuh Kristus) maka kita tidak akan lapar lagi. Bila kita menyambut Tubuh dan Darah Tuhan Yesus, maka kita sudah percaya bahwa Dia lah Tuhan dan Juru Selamat pribadi kita masing-masing dan Juru Selamat kita bersama. Hal inilah yang menjamin bahwa kita sudah memperoleh ‘tanda’ keselamatan, yakni lepas dari dosa dan maut, sehingga kita mendapatkan hidup yang kekal.

    Tuhan Yesus sudah mempersiapkan bagi kita tempat di rumah Bapa-Nya, yaitu di Surga bagi kita yang percaya kepada-Nya. Di sana kita bukan hidup dalam daging lagi (yang membuat kita merasa haus dan lapar), tetapi kita telah menjadi manusia roh yang bersatu dengan Allah di Surga, menjadi ‘hidup seperti malaikat di surga’ (Mat 22:30).

    Pada saat kita meninggal, hal ini bukan akhir dari segala-galanya, malah sesungguhnya kita baru memulai kehidupan baru. Selama kita di dunia ini, sesungguhnya kita hanya sedang berziarah karena rumah kita adalah di Surga. Hidup di dunia hanya sementara, tetapi setelah kembali ke rumah Bapa, maka di sanalah kita mendapatkan hidup kekal, dengan syarat kita perlu percaya kepada Yesus Kristus, sebagai Tuhan dan Juru Selamat diri kita masing-masing. Syaratnya satu, yaitu patuh dan setia. Untuk itu perlu kita sering memperbaharui Janji Baptis, Nikah dan Tahbisan kita masing-masing, dan akrab dengan Sabda-Nya serta sering menyambut Sakramen-sakramen dari Gereja buah karya penebusa Kristus (DAG).

    Doa: Bapa, aku sungguh percaya pada-Mu yang telah mengutus Yesus, putra tunggal-Mu untuk menjadi Tuhan dan Juru Selamat ku.

    Janji: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jikalau kamu tidak makan daging Anak Manusia dan minum darah-Nya, kamu tidak mempunyai hidup di dalam dirimu” --- Yohanes 6:53

    Pujian: Santo Paulus, engkau telah mengabdikan dirimu untuk memperkenalkan Yesus ke banyak orang.

    Penanggung Jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Copyright © 2007-2017 Badan Pelayanan Nasional, Pembaruan Karismatik Katolik Indonesia (BPK PKK).
versi archive 2007 link : www.karismatikkatolik.org/archived/