• Renungan Harian - Senin, 8 Mei 2017

    Senin, 8 Mei 2017

    Kisah para Rasul 11:1-18

    Mazmur 42:2-3; 43:3-4

    Yohanes 10:11-18

    GEMBALA YANG BAIK

     “Akulah pintu; barangsiapa masuk melalui Aku, ia akan selamat dan ia akan masuk dan keluar dan menemukan padang rumput.” --- Yohanes 10:9

    APA ADA ciri khas kepribadian ciri khas seorang gembala yang baik? Ada! Gembala yang baik secara resmi:

    • dikenal, diterima, dan diakui domba-dombanya;
    • ia mengenal dombanya dengan nama masing-masing;  
    • ia berjalan di depan;
    • dikenal suaranya;
    •  ia diikuti; ia menyayangi, mengayomi, dan melindungi domba-dombanya;
    • Ia mengorbankan hidupnya agar domba-dombanya bisa hidup.

    Sedangkan antara orang asing dengan kawanan domba, tidak akan ada hubungan pribadi yang dekat, karena mereka tidak saling mengenal.

    Pada zaman Yesus, pemimpin Yahudi, orang Farisi, memperlakukan orang buta dengan tidak baik. Hal ini menunjukkan bahwa mereka yang seharusnya menjadi gembala yang baik, tetapi nyatanya orang dirasa sangat asing oleh kawanan dombanya. Hal ini berbeda dengan yang dilakukan oleh Tuhan Yesus yang selalu menyembuhkan orang yang buta dan orang lumpuh, membebaskan orang yang kerasukan setan, bahkan membuat orang mati menjadi hidup kembali. Semua dilakukan-Nya karena Ia sungguh mengasihi umat manusia.

    Gembala yang baik dapat juga diterapkan kepada para pemimpin Gereja yang resmi, dan diserahi tanggung jawab penuh untuk menggembalakan umat Allah, dengan menguduskan, mengajar dan melayani umat. Mereka ada untuk kepentingan umat Allah. Sebagai bapa keluarga, ibu rumah tangga, pimpinan perusahaan, kita pun perlu untuk menjadi gembala yang baik, yang selalu memperhatikan seluruh anggotanya tanpa pilih kasih tetapi mau melayani mereka dengan penuh kasih dan justru yang lemah perlu kita perhatikan lebih.

    Yesus sebagai Gembala bukan hanya menjanjikan keselamatan tetapi juga pemberian makanan rohani: "Aku datang supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan" (Yoh 10:10b). Jelas Yesus membawa kehidupan, sedangkan gembala-gembala yang palsu membawa sengsara dan berujung pada maut. Kelimpahan hidup adalah gambaran Kristus, Ia memberikan kelimpahan hidup kepada kita semua, baik rohani maupun jasmani, dengan jalan mengorbankan diri-Nya sendiri. (Pipin)

    Doa: Ya Yesus, kuasailah hati, pikiran dan kehendakku. Merajalah di dalam hidupku, sehingga bukan aku lagi yang hidup, melainkan Engkau yang hidup di dalam diriku. Sehingga setiap orang yang berjumpa denganku boleh berjumpa dan mengalami kasih-Mu.

    Janji: “Akulah gembala yang baik dan Aku mengenal domba-domba-Ku dan domba-domba-Ku mengenal Aku” ---Yohanes 10:14

    Pujian: Bunda Maria, dalam bulan Mei ini, kami diingatkan bahwa engkau adalah gembala yang baik bagi para rasul yang telah kehilangan semangat saat Yesus ditangkap.

    Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Copyright © 2007-2017 Badan Pelayanan Nasional, Pembaruan Karismatik Katolik Indonesia (BPK PKK).
versi archive 2007 link : www.karismatikkatolik.org/archived/