• Renungan Harian - Sabtu, 20 Mei 2017

    Sabtu, 20 Mei 2017

    St. Bernardinus dr Siena, Im

    Kisah para Rasul 16:1-10

    Mazmur 100:1-3,5

    Yohanes 15:18-21

    ROH KUDUS MENCEGAH?

     “Roh Kudus mencegah mereka untuk memberitakan Injil di Asia. Dan setibanya di Misia mereka mencoba masuk ke daerah Bitinia, tetapi Roh Yesus tidak mengizinkan mereka.” --- Kisah para Rasul 16:6-7

    KAMIS PEKAN INI kita merayakan Yesus naik ke surga. Istilah Latin “Ascensio” atau “Kenaikan Tuhan”. Dan hari berikutnya kita memulai “Novena Roh Kudus”.

    Dalam Novena nanti, kita mempersiapkan hati dan membuka hati kita bagi Roh Kudus. Meski Roh Kudus itu adalah  Sukacita kita, Harapan kita dan Yang Dirindukan hati kita, tetapi karena Dia itu Roh dan Ilahi, maka cara-cara-Nya dan jalan pikiran-Nya tidak sama dengan cara dan jalan kita (Yes 55:8-9). Maka jangan heran kalau kita lalu membandel kepada Roh Kudus, bila yang kita kehendaki berbeda dengan kehendak Roh kudus.

    Roh Kudus membuktikan bahwa dunia ini adalah salah dalam hal dosa dan keadilan dan penghukuman (Yoh 16:8). Roh mendesak-desak kita, agar kita sadar bahwa Yesus-lah yang memilih kita dari dunia ini, dan kita lalu tidak boleh lagi termasuk ke dalam dunia ini (Yoh 15:19). Roh Kudus akan menyatakan bahwa kita adalah “musuh salib” Kristus, bila hati dan pikiran kita kembali tertuju kepada perkara duniawi saja (Flp 3:18-19). Karena Roh Kudus itu serba mahatahu, maka Dia mencegah kita untuk pergi ke tempat-tempat tertentu dan mencegah kita melakukan pekerjaan tertentu (Kis 16:7). Bisa saja hal ini membuat kita ‘frustrasi’ dan kecewa, sebab kita merasa seakan-akan Roh Kudus itu memperlakukan kita seperti masih kanak-kanak. Memang kenyataannya dalam beberapa hal kita-kita ini masih berpikir dan berperilaku seperti kanak-kanak, karena kelemahan kita sebagai manusia.

    Dalam persiapan jarak jauh untuk menerima Roh Kudus, kita disadarkan bahwa mau tidak mau kita perlu ‘menyalibkan diri kita bagi dunia dan dunia tersalibkan bagi kita’ (Gal 6:14). Selain itu, untuk menerima Roh Kudus, kita harus merendahkan diri kita. Kita tahu ini tidak mudah. Tetapi doa kita tetap “Datanglah ya Roh Kudus!”

    Doa: Ya Roh Kudus, Kuptuskan untuk merendahkan diriku di hadapan-Mu.

    Janji: “Demikianlah jemaat-jemaat diteguhkan dalam iman dan makin lama makin bertambah besar jumlahnya” --- Kisah 16:5

    Pujian: Dalam Pesta peringatan yang tidak wajib, hari ini Gereja memperingati Santu Bernardinus (1380-1444), pengkotbah kondang pada zamannya, pelopor devosi kepada Nama Kudus Yesus. Sebagai anak, dia adalah piatu, diasuh oleh Tantenya dalam hal iman.

    Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Copyright © 2007-2017 Badan Pelayanan Nasional, Pembaruan Karismatik Katolik Indonesia (BPK PKK).
versi archive 2007 link : www.karismatikkatolik.org/archived/