• Renungan Harian - Rabu, 24 Mei 2017

    Rabu, 24 Mei 2017

    Kisah para Rasul 17:15,22--18:1

    Mazmur 148:1-2,11-14

    Yohanes 16:12-15

    PANEN DENGAN SABIT ATAU MEMAKAI MESIN POTONG

    “Ketika mereka mendengar tentang kebangkitan orang mati, maka ada yang mengejek, dan yang lain berkata: Lain kali saja kami mendengar engkau berbicara tentang hal itu." --- Kisah para Rasul 17:32

    ORANG BARAT  lebih rasional, yakni menggunakan pemahaman logika. Maka mereka lebih mudah menangkap dan memahami peristiwa pelayanan Paulus di Athena yang gagal dibanding dengan peristiwa-peristiwa lain yang di kisahkan dalam Kisah para Rasul. Paulus bertemu dengan orang yang malas-malasan dan mendapat tanggapan negatif dari mereka, sewaktu dia mewartakan kabar Injil. Memang ada yang menerima dan percaya tetapi sangat sedikit (Kis 17:34). Betul, bila kita mencoba supaya dapat diterima orang-orang zaman ini, kita bertemu dengan kemalasan orang dan hasil pewartaan kita sedikit.

    Beda dengan apa yang terjadi di Tesalonika. Sewaktu Paulus berkotbah, ada beberapa orang Yahudi yang bertobat dan “juga sejumlah besar orang Yunani yang takut kepada Allah, dan tidak sedikit perempuan-perempuan terkemuka” (Kis 17:4). Sedang di  Beroea “Banyak di antara mereka yang menjadi percaya; juga tidak sedikit di antara perempuan-perempuan terkemuka dan laki-laki Yunani” (Kis 17:12). Kemudian, Paulus mendapat pemberitahuan dari Yesus sendiri bahwa banyak sekali umat-Nya ada di Korintus (Kis 18:10). Dan dalam waktu dua tahun Paulus mengajar, “semua penduduk Asia mendengar firman Tuhan, baik orang Yahudi maupun orang Yunani” (Kis 19:10).

    Paulus sudah terbiasa memperoleh panenan yang besar. Tetapi mangapa hasil panenan  di Athena sangat  sedikit? Beberapa orang mengemukakan pendapatnya, bahwa di Athena Paulus tidak pergi berkeliling mewartakan Kristus yang tersalib (1 Kor 2:2). Paulus tidak menggunakan ayat-ayat suci dari Alkitab dalam kotbahnya. Dan boleh dikata Paulus sendirian dalam berkarya bukan bersama komunitas (Kis 17:16; 2 Kor 2: 12-13).

    Kita dapat belajar dari pengalaman Paulus di Athena itu. Dengan demikian kita akan dapat memperoleh panen besar-besaran seperti dalam Kisah para Rasul.

    Doa: Bapa, izinkan kami menghasilkan buah yang berlimpah (Yoh 15:5,2).

    Janji: “Masih banyak hal yang harus Kukatakan kepadamu, tetapi sekarang kamu belum dapat menanggungnya. Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran” --- Yohanes 16:12-13

    Pujian: Dalam pelayanan penyembuhan, orang-orang menyaksikan bagaimana Yesus menyembuhkan orang-orang yang sakit memohon didoakan dalam acara itu.

    Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Copyright © 2007-2017 Badan Pelayanan Nasional, Pembaruan Karismatik Katolik Indonesia (BPK PKK).
versi archive 2007 link : www.karismatikkatolik.org/archived/