• Renungan Harian - Selasa, 30 Mei 2017

    Selasa, 30 Mei 2017

    Novena Pentakosta: Hari V

    Kisah para Rasul 20:17-27

    Mazmur 68:10-11,20-21

    Yohanes 17:1-11a

    BELENGGU ATAU DERITA MENUNGGU

    “Tetapi sekarang sebagai tawanan Roh aku pergi ke Yerusalem dan aku tidak tahu apa yang akan terjadi atas diriku di situ. selain dari pada yang dinyatakan Roh Kudus dari kota ke kota kepadaku, bahwa penjara dan sengsara menunggu aku.” --- Kisah para Rasul 20:22-23

    ALLAH ROH KUDUS, kita nantikan kedatangan-Nya. Karena Roh Kudus, kita memperoleh terang, dapat melihat apa yang belum pernah kita saksikan. Kita juga dimampukan melihat ke depan ke masa mendatang. Kita dianugerahi pemahaman tentang hal-hal yang telah berlalu. Dalam Roh Kudus pula kita dapat mengenali kesempatan agung saat sekarang, yang tak pernah kita perhatikan sebelumnya. Tetapi juga, hidup kita dalam Roh Kudus menempatkan diri kita dalam suatu situasi yang bisa membuat kita bingung sampai kita tidak mempunyai ide atau pikiran apa yang akan terjadi, sebagaimana dilaporkan dalam bacaan Kisah para Rasul hari ini.

    Dan kita akan melihat lebih lagi dan lagi. Tetapi apa yang dapat kita lihat ‘lebih lagi itu’ tidak sebanding dengan ‘terang yang menyilaukan akan misteri Allah’. Dalam Roh Kudus, kita memperoleh hidup yang berlimpah (Yoh 10:10). Roh Kudus membuat kita nampak dan terasa lebih hidup dan bersemangat daripada sebelumnya. Tetapi, anehnya, kita menerima hidup yang penuh ini terletak dalam mati kita bagi diri kita sendiri.

    Paulus mengingatkan kita “kami senantiasa membawa kematian Yesus di dalam tubuh kami, supaya kehidupan Yesus juga menjadi nyata di dalam tubuh kami” (2 Kor 4:10). Kita memiliki hidup dalam Roh, sebab kita memiliki kematian juga dalam Roh. Kita, manusia ini, takut akan hal-hal yang paradox, yang bertolak belakang ini. Maka tak heran kalau kita takut akan misteri, takut akan Roh Kudus. Tetapi Tuhan Yesus telah berulang kali mengingatkan kita agar jangan takut. Dia akan selalu memberi rahmat-Nya secukupnya kepada kita. Yesus pernah bersabda: “Yesus tidak menghiraukan perkataan mereka dan berkata kepada kepala rumah ibadat: "Jangan takut, percaya saja" (Mrk 5:36). Yang dibutuhkan ialah iman. “Datanglah, ya Roh Kudus.”

    Doa: Bapa, dalam Novena Hari ke-lima ini, aku menerima rahmat untuk mempercayakan diri seutuhnya pada Roh Kudus.

    Janji: “Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus” --- Yohanes 17:3

    Pujian: Toni ikut dalam Persekutuan Doa Paroki. Tetapi ia menolak kalau didoakan untuk kepenuhan Roh Kudus. Dalam tahun ke enam, akhirnya Toni memberanikan diri mohon didoakan untuk menerima Roh Kudus dan karunia-karunia-Nya dalam Novena Pentakosta.

    Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo

Copyright © 2007-2017 Badan Pelayanan Nasional, Pembaruan Karismatik Katolik Indonesia (BPK PKK).
versi archive 2007 link : www.karismatikkatolik.org/archived/