• BPK Makasar

    Pelantikan Pengurus baru BPK PKK Keuskupan Agung Makasar dan BPPG Makasar periode 2017-2020 ini dilantik pada tanggal 15 Januari 2018 di Gereja Paroki Hati Kudus Yesus-Katedral melalui Perayaan Ekaristi secara Konselebrasi yang dipimpin oleh Bapa Uskup Mgr. John Liku-Ada'  dibantu oleh pastor Emanuel Mansuetus Mali, Pr selaku Moderator BPK PKK KAMS dan pastor Wilhelmus Tulak, Pr sebagai Pastor Paroki Hati Kudus Yesus-Katedral.

    Dalam kata sambutannya, Moderator BPK PKK KAMS, pastor Emanuel Mansuetus Mali, Pr atau lebih dikenal dengan panggilan pastor Eltus Mali, pr mengharapkan agar Pembaruan Karismatik Katolik (PKK) tidak menjadi barang asing milik sebagian orang atau kelompok tapi sungguh menjadi aset Gereja, bagian integral dari Gereja, menjadi milik Gereja dan keberadaan PKK harus memberikan arti bagi umat, Paroki dan Keuskupan.

    Dengan demikian diharapkan agar PKK semakin dikenal dan dicintai para Pastor. Karena itu perlulah para penggiat PKK untuk menyusun strategi dan program yang baik agar PKK semakin terkubur kuat, semakin tertanam dan berakar kuat serta semakin berbuah lebat bagi umat dan gereja.

    Usul Moderator jika ditingkat Nasional ada Konvenas, ditingkat Regional/Provinsi ada Konvenda maka di tingkat keuskupan juga dapat diadakan kegiatan serupa apapun namanya misalnya Konvendis (Konvensi Diosesan).

    Sedangkan sambutan dari Bapa Uskup Mgr. John Liku-Ada'dalam Misa tersebut, beliau mengharapkan adanya dukungan, kerjasama yang baik bagi pengurus baru BPK Makasar maupun BPPG Makasar dalam melaksanakan tugas tanggungjawab bersama.

    Beliau juga mengatakan bahwa Paus Emeritus Paus Benediktus pernah meramalkan bahwa masa depan Gereja ada pada gerakan-gerakan pembaruan yang lahir sendiri dari kalangan umat dalam Gereja dan beliau mengatakan bahwa salah satunya adalah dari Pembaruan Karismatik Katolik. Karena itu Bapa Uskup sangat mendukung pernyataan dari Moderator BPK Makasar yaitu alangkah baiknya bila ke depannya di Keuskupan, kegiatan seperti Konvenas dan Konvenda mungkin bisa saja disepakati bersama dengan nama Konvensi Diosesan (Konvendis).

    Diharapkan agar Pembaruan Karismatik Katolik juga dapat menjadi salah satu ujung tombak dalam mengimplementasikan visi misi hasil Sinode Diosesan 2012 yang mana salah satu hasil sasarannya adalah Re-Evangelisasi yakni menginjili kembali orang-orang yang sudah menerima Injil Kristus. Dalam hal ini, Pembaruan Karismatik Katolik dapat mendukung dengan melakukan apa yang dinamakan Kursus Evangelisasi Pribadi yang merupakan salah satu jenjang pembinaan dari BPN PKKI.

    Penulis: Jerus Tarunadjaya / BPPG Makasar

Copyright © 2007-2018 Badan Pelayanan Nasional, Pembaruan Karismatik Katolik Indonesia (BPK PKK).
versi archive 2007 link : www.karismatikkatolik.org/archived/